Kota Batu, Kabarpas.com – Komisi C DPRD Kota Batu menyoroti kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu. Pasalnya sejauh ini penyaluran dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada masyarakat terdampak tidak maksimal.
Dari Rp 60 miliar anggaran yang disiapkan hingga sekarang masih terserap 26 persen. Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari pun menyayangkan hal tersebut. Makanya pihak komisi C menggelar rapat bersama dinsos untuk mengetahui lebih dalam apa saja kendalanya selama ini.
“Alasan mereka pendataan penerima bantuan dengan sistem manual, tenaga IT juga hanya satu. Itulah yang membuat penyaluran tidak maksimal. Mereka butuh suport, jika saja petugasnya sakit gimana?,” keluh politisi Partai PDI Perjuangan ini, Selasa (16/6/2020).
Dia pun menyarankan agar ada penerapan sistem lebih baik. Kendala itu harus dicarikan solusi agar sistem pendataan lebih baik.
“Bila tidak, pasti dana JPS murni sulit disalurkan sesuai jadwal hingga Juni sesuai target,” harap dia.
Kemudian, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Didik Machmud, dari total anggaran termanfaatkan Rp 16 miliar dengan rincian Rp 9 miliar penyaluran real dan top up Rp 4 miliar.
Padahal, masih banyak masyarakat yang sudah di data oleh pihak desa namun tidak terakomodir sehingga tak mendapatkan bantuan sama sekali baik pusat, provinsi, dan kota. Seperti di Desa Beji dengan kisaran 30 KK dan Desa Junrejo dengan kisaran 111 KK yang belum mendapatkan.
“Mereka belum tersentuh dan mendapatkan bantuan, harusnya bantuan bisa merata. Soal pendataan harus dibenahi agar masyarakat sesuai kriteria bisa menerima bantuan,” tegas politisi Partai Golkar ini.
Kadinsos Kota Batu Ririck Mashuri saat dikonfirmasi membeberkan jika anggaran JPS yang digunakan masih sekitar 16 Milyar saja. Janjinya akan memperbaiki kinerja dan memenuhi target yang sudah ditentukan.
“Memang kendalanya di pendataan karena kekurangan petugas, belum lagi adanya beberapa permasalahan lain. Jika adanya kelebihan, Dinsos Kota Batu akan memfokuskan sisa anggaran untuk pengembalian modal ekonomi. Untuk bantuan ada juga yang sudah mendapatkan undangan tapi tidak diambil,” tutupnya.(lih/wan).

















