Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 7 Des 2016

Ditabrak Bus, Penjual Ikan Tewas di Tempat


Ditabrak Bus, Penjual Ikan Tewas di Tempat Perbesar

Kraksaan (Kabarpas.com) – Kecelakaan antara bus Sarika executive  Nopol N 7098 HR dan sepeda jengki terjadi di ruas jalan raya Pantura Blok Gang Madura, tepatnya di Kelurahan Kraksaan Wetan, Kota Kraksaan. Akibatnya, seorang wanita penjual ikan bernama Sawati (40), warga pesisir Blok Bekolan, Desa Sidopekso, Kota Kraksaan tewas di tempat.

Ahmad (70), salah satu saksi mata menceritakan, saat itu dirinya sempat mendengar suara keras saat titik tabrakan terjadi sekitar 2 meter dari tempatnya jaga malam di salah satu toko.

“Ternyata bus dari timur kayaknya ngantuk lalu menyasak pinggir jalan dan pohon juga. Ini penjual ikan ditabrak dari belakang kena seret sampai meninggal di tempat,” ujarnya kepada Kabarpas.com, Rabu (07/12/2016).

Ahmad memperkirakan korban terseret sejauh 50 meter. Dia merasakan kengerian luar biasa, karena percabangan pohon putus berserakan di jalan, ikan-ikan segar pun berhamburan, disusul darah korban yang berceceran akibat terseret bus. “Sepeda jengkinya ancur, suaranya kencang sekali itu penjual ikan ditabrak dari belakang, sepertinya terbanting-banting lalu terseret 50 m,” imbuhnya.

Hal senada juga diceritakan oleh Mahfud (48), saat kejadian itu wanita penjual ikan yang akrab dipanggi Ibu Ti itu terseret jauh.

“Bu Sawati adalah pedagang ikan yang berjualan di Pasar Tradisonal Kebon Agung. Almarhum biasanya membawa ikan hasil tangkapan nelayan pada pukul 22.00 dan selesai berjualan dini hari dan pulang. Hari saat kejadian dia tergolong pulang terlambat, karena biasanya pukul 02.00 dini hari sudah pulang,” terangnya kepada Kabarpas.com

Mahfud kembali menjelaskan bahwa jenazah korban remuk akibat terseret dan terlindas bus. Polisi yang datang ke TKP kemudian langsung mengevakuasi jenazah korban. “Evakuasinya dimasukkan kantong jenazah wong masih diambil beberapa organ badannya saat dimasukkan,” imbuhnya.

Menurutnya, anggota keluarga yang datang ke TKP histeris bahkan sempat meratapi jenazah yang sudah dalam kondisi tertelungkup itu. Dia menduga sopir bus mengantuk dan menabrak. Menurutnya setelah menabrak korban, ban bus sampai pecah.

Namun hal itu dibantah oleh sopir bus saat ditemui Kabarpas.com di Pos Polantas Sumberlele Kraksaan. Bambang Iswono Sopir bus Sarika Nopol L 7098 HR mengaku mengemudi untuk trayek  Bali ke Surabaya. Menurut pria asal Kabupaten Mojokerto itu ban kanannya pecah sehingga bisa membuang ke kiri dan menyasak pohon lalu menabrak penjual ikan itu. “Ban kanan pecah jadi bus mengarah ke kiri dan menabrak korban,” ujarnya

Sementara itu Kanit Laka Polres Probolinggo, Ipda Siswandi melalui petugas pos lantas Sumberlele, Bripka Amir Mahmud mengatakan, kalau pihaknya sudah melakukan evakusasi jenazah di TKP untuk dibawa ke kamar mayat dan melakukan olah TKP.

“Untuk dugaan sementara, tabrakan ini disebabkan oleh pecah ban. Sehingga bus melaju tak terkendali, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Bripka Amir. (sam/sym).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA