Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 11 Feb 2026

DPRD Pasuruan Fasilitasi Sakeramania dan Manajemen Cari Solusi untuk Persekabpas


DPRD Pasuruan Fasilitasi Sakeramania dan Manajemen Cari Solusi untuk Persekabpas Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Supporter Persekabpas, Sakeramania mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/2/2026). Mereka meminta perhatian pemerintah daerah ditengah perbincangan hangat terkait saham dan pembiayaan tim yang belum lama ini gagal promosi Liga 2.

Ketua Supporter Sakeramania Rosul menegaskan, kedatangan mereka bukan untuk mencari kambing hitam setelah kandasnya mimpi Persekabpas naik kasta. Ia menyebut, keresahan suporter murni karena ingin memastikan Persekabpas tetap eksis di tanah Pasuruan dan tidak berpindah domisili maupun berganti nama.

“Kami hanya ingin Persekabpas tetap di Pasuruan. Jangan sampai pindah atau berubah nama. Mari duduk bersama mencari solusi,” tegas Rosul.

Ia mengakui sudah ada upaya dari Ketua Askab PSSI Kabupaten Pasuruan Udik Djanuantoro dan Manajer Persekabpas Gaung Andaka. Namun, menurutnya, kondisi yang ada belum sepenuhnya menenangkan hati suporter.

Rosul juga menyinggung beban finansial klub yang saban tahun menjadi persoalan. Ia berharap, siapa pun pengelola Persekabpas ke depan tidak dibayangi utang berkepanjangan.

Di sisi lain, Manajer Persekabpas Gaung Andaka menjelaskan, pembentukan PT Persekabpas merupakan tuntutan regulasi PSSI agar bisa berlaga di Liga Nusantara (Liga 3) musim 2024/2025. Tanpa badan hukum berbentuk perseroan terbatas, klub terancam sanksi berat berupa denda Rp 500 juta hingga degradasi ke Liga 4.

Gaung mengungkapkan, proses mencari figur manajer saat itu tidak mudah. Bahkan, ia menyebut sudah menawarkan kepada banyak pihak, termasuk kalangan legislatif dan pengusaha daerah.

“Persekabpas tidak akan dijual. Kepemilikan mayoritas harus tetap di Pasuruan. Ini komitmen kami agar nama dan domisili klub tidak berubah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat yang memfasilitasi audiensi tersebut menyadari kompleksitas pengelolaan klub sepak bola profesional. Ia mencontohkan, penyelenggaraan Piala Bupati saja membutuhkan anggaran besar.

“DPRD hanya memfasilitasi agar suporter dan manajemen punya visi yang sama, yakni membawa Persekabpas naik ke Liga 2. Soal dukungan pemda, harus dicari skema yang sesuai aturan. Tidak bisa lagi seperti pola hibah dulu,” ujar Samsul. (dis/ian).

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Bakesbangpol Jember Buka Ruang Kolaborasi bagi Ormas yang Tertib Administrasi

26 September 2026 - 10:46

Tak Perlu ke Faskes, Tim Homecare Jember Datangi Lima Warga di Balung 

26 September 2026 - 10:43

Serunya “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi”, MPM Honda Jatim Ajak Mahasiswa Universitas Jember #Cari_Aman

26 September 2026 - 10:38

463 Warga di Ajung Terverifikasi Jadi Sasaran Home Care Jember

26 September 2026 - 10:15

BPBD Jember Terima Bantuan 30 Tandon Air untuk Penanganan Kekeringan

26 September 2026 - 10:13

Jelang Pilkades 2027, Bakesbangpol Jember Petakan Potensi Konflik di Desa

26 September 2026 - 10:10

Trending di KABAR NUSANTARA