Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 7 Jan 2017

Empat Budak Narkoba Dibekuk di Tempat Berbeda


Empat Budak Narkoba Dibekuk di Tempat Berbeda Perbesar

Bangil (Kabarpas.com) – Di awal tahun 2017 ini, Satreskoba Polres Pasuruan menyatakan siap perang melawan narkoba. Mereka pun membuktikan komitmennya itu, dengan gencar melakukan penangkapan terhadap para pengedar dan pengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut. Dan kali ini ada 4 budak narkoba yang berhasil mereka tangkap di tempat yang berbeda – beda.

Keempat budak narkoba yang berhasil mereka tangkap tersebut. Di antaranya yaitu Zakaria (43), ia diamankan petugas pukul 20.30 WIB di belakang rumah temannya di Jl. Bader Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan.

“Ia ditangkap  saat sedang mengantarkan pesanan sabu, dengan barang bukti dua kantong plastik kecil sabu dengan berat masing-masing 0,4 gram dan Handphone yang di dalamnya terdapat transaksi jual-beli sabu,” ujar Kasatnarkoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiono kepada Kabarpas.com, Sabtu (07/01/2017).

Penangkapan kedua yaitu dengan meringkus Ricki Erwin (24), ia di tangkap di pinggir jalan Klampok,  Kelurahan Kuti, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, yang juga ditangkap saat sedang mengantarkan pesanan sabu-sabu.

“Sedangkan penangkapan berikutnya, yaitu dengan meringkus 2 orang pelaku. Mereka adalah Niko (21) dan Sarwanto (23). Kedua pelaku ini kami ringkus di depan toko, tepatnya di pinggir jalan arah ke Tretes Prigen, beserta barang buktinya berupa satu kantong plastik kecil sabu dengan berat 0,20 gram dan 2 unit Handphone,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Kendati demikian, Kasat mengaku kalau selama ini pihaknya masih sebatas menangkap para pengedar narkoba belum sampai bandarnya. Namun, dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan tetap terus memberantas peredaran obat-obatan terlarang tersebut di wilayah hukum Polres Pasuruan, yang selama ini dikenal sebagai kota santri.

“Memang betul kami sadari dalam ungkap kasus ini masih sebatas pengedar, dan belum sampai pada bandar. Mungkin hal itu dikarenakan informasi yang selalu terputus, saat kami sidik mereka para pengedar bisu sejuta kata kalau diusut untuk menunjukkan asal dari mana barang haram tersebut di dapat,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan