Reporter: Syamsul Hidayat
Editor: Agus Hartanto
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Enam orang pemudik tewas dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Probolinggo, tepatnya di Jalan Taman Sari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (24/06/2017) dini hari.
Informasi yang dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, kecelakaan ini bermula saat bus pariwisata bernomor polisi AA 1428 ED, yang dikemudikan Edi susanto, warga Kedung Kandang, Malang melaju dari arah timur ke barat.
Dari arah berlawanan, melaju minibus berplat N 590 NQ yang disopiri oleh Zainul Anwar, warga Desa Bago Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo.
Sampai di lokasi kecelakaan, laju minibus syarat penumpang 7 orang itu, tiba-tiba diluar kendali hingga oleng ke arah berlawan. Alhasil, tabrakan pun tidak bisa terhindarkan.
“kondisi jalan yang lengang, membuat 2 kendaraan terlibat benturan hebat karena sama cepatnya. Bunyinya keras sekali, dan beberapa orang langsung meninggal di lokasi,” kata Yudi Yofianto pada wartawan.
Tiga penumpang minibus langsung meninggal di lokasi, mereka adalah Bocah Intan Nuraini, balita Adelia, dan Zaenul Anwar. Sedangkan 3 korban lain, meninggal saat di rumah sakit, yakni Sapari, Elia dan Amelia.
Satu korban kritis atas nama Zulkifli, saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Wonolangan Dringu.
6 orang korban adalah pemudik, yang baru saja dijemput oleh Zaenul anwar dari bandara Juanda Sidoarjo, menuju kampung halamannya.
Hingga berita ini dikabarkan, pihak Polres Probolinggo masih mendalamai kasus kecelakaan di jalur pantura tersebut. (sam/gus).

















