Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 28 Jun 2026

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember


Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan karakter masyarakat. Hal itu disampaikan saat menghadiri pertemuan kelompok ketua pengajian dan guru ngaji dalam rangkaian program Bunga Desaku di Balai Desa Sukorambi, Sabtu (27/6).

Dalam pertemuan tersebut, Fawait menyoroti peran guru ngaji yang dinilai memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurut dia, pendidikan moral dan adab menjadi salah satu fondasi dalam menciptakan masyarakat yang maju.

 

“Ilmu yang paling utama adalah akhlak. Guru ngaji selama ini telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan dalam mendidik anak-anak kita,” ujar Fawait.

 

Ia mengatakan, pemerintah perlu memberikan perhatian kepada para guru ngaji yang selama ini berperan di tingkat masyarakat. Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah penyaluran kembali insentif bagi guru ngaji di Kabupaten Jember.

 

Namun, Fawait menegaskan insentif tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk penghargaan atas pengabdian para pengajar agama.

 

“Guru ngaji tetap mengajar meskipun tidak diberi insentif. Mereka mengajar karena pengabdian. Maka insentif ini adalah bentuk penghormatan pemerintah kepada panjenengan semua,” katanya.

 

Selain persoalan pendidikan karakter, Fawait juga menyinggung tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, termasuk meningkatnya persoalan kenakalan remaja. Ia menilai pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat.

 

Ia mengajak para orang tua memperkuat pendidikan spiritual anak melalui kegiatan keagamaan, seperti majelis dzikir dan shalawat. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pembiasaan nilai-nilai positif di tengah masyarakat.

 

Dalam kesempatan itu, Fawait juga menyampaikan soal program Universal Health Coverage (UHC) prioritas yang berlaku bagi warga Jember. Ia menjelaskan, warga dengan KTP Jember dapat mengakses layanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, termasuk ketika berada di luar daerah.

 

“Mau sakitnya di Jakarta atau Surabaya, warga ber-KTP Jember bisa berobat gratis di rumah sakit,” ujar Fawait.

 

Meski demikian, ia menyebut tidak seluruh layanan kesehatan dapat ditanggung melalui skema tersebut. Beberapa kondisi tertentu, terutama yang berkaitan dengan tindak pidana, tidak termasuk dalam cakupan pembiayaan UHC.

Melalui pertemuan dengan para guru ngaji dan kelompok pengajian tersebut, Fawait menekankan bahwa pembangunan Jember perlu berjalan beriringan antara peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan penguatan nilai sosial-keagamaan masyarakat. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Mubes Warga NU 2026 Ikut Kawal Integritas dan Kualitas Muktamar

26 Agustus 2026 - 12:59

Polres Jombang Apel Gelar Pasukan, Pengamanan Rangkaian Muktamar NU ke-35 

26 Agustus 2026 - 11:27

Semarak Honda DBL 2026 East Java – West, MPM Honda Jatim Dukung Generasi Muda Tumbuh dan Berprestasi

26 Agustus 2026 - 10:03

Disnaker Kabupaten Probolinggo dan Rutan Kraksaan Gelar Pelatihan Membatik Bagi Warga Binaan

26 Agustus 2026 - 09:57

Menjangkau Indonesia di Negeri Jiran, Mahasiswa FIS UM Hadir di Tengah Generasi Muda An-Nahdloh Malaysia

26 Agustus 2026 - 09:25

Dorong Kemandirian Warga, Mahasiswa KKN UMM Latih Pengelolaan Cafe Lumbung Nusantara di Desa Kejapanan

25 Agustus 2026 - 14:12

Trending di Kabar Kampus