Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Okt 2023

Gapensi Trenggalek Ingatkan Pemkab Kedepankan Prinsip-prinsip Pengadaan dalam Tentukan Penyedia Jasa


Gapensi Trenggalek Ingatkan Pemkab Kedepankan Prinsip-prinsip Pengadaan dalam Tentukan Penyedia Jasa Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Badan Penggurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mengingatkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk mengedepankan prinsip-prinsip pengadaan yang tertuang dalam pasal 6 Perpres 16 tahun 2018. Demikian disampaikan oleh Joko Widodo, Ketua BPC Gapensi setempat kepada Kabarpas.com, Selasa (24/10/2023) siang.

Mas Kokok sapaan dia menjelaskan, ada masukan dari beberapa anggota untuk menyikapi proyek pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023. Banyak usulan-usulan dari anggota terkait rumor yang beredar ada sekitar 500 lebih paket yang akan diluncurkan.

Sementara itu, Gapensi memiliki sekitar 65 anggota. “Mestinya tanpa usaha banyak seluruh anggota Gapensi bisa mendapatkan pekerjaan dengan jumlah maksimal 5 paket, “ucapnya.

Mas Kokok menuturkan, jika hingga saat ini banyak anggota Gapensi yang belum mendapatkan undangan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mendapatkan pekerjaan. “Ini menjadi keprihatinan kita. Kalau temen-temen anggota tidak mendapatkan. Sopo neh sing nggarap, “imbuhnya.

Untuk itu, masih lanjut Mas Kokok, pihaknya mendapat amanah dari beberapa anggota untuk segera menindaklanjuti hal tersebut dengan menemui beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, dia juga diminta oleh para anggota untuk lebih aktif pada tahun depan.

“Jadi sekali lagi saya mengingatkan kepada para pengguna jasa dalam menentukan penyedia jasa untuk mengingat kembali prinsip-prinsip pengadaan, yakni efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel, “tukasnya.

Dia berharap kepada Pemkab dalam menentukan penyedia jasa mengedepankan kearifan lokal. “Boleh saja bendera dari luar ikut mengerjakan, tapi itu kan konyol. La wong di dalam daerah aja banyak penyedia jasa. Prinsipnya ini semua untuk kebaikan Trenggalek, “tutupnya. (ags/gus).

Artikel ini telah dibaca 577 kali

Baca Lainnya

Novita Hardini: Pembekuan Saldo Seller TikTok Shop Bukti Negara Gagal Lindungi UMKM Digital

3 Juli 2026 - 06:48

Antisipasi Kebocoran Anggaran Belanja, DPRD dan Pemkab Pasuruan Godok Standar Harga Barang

2 Juli 2026 - 18:42

Posisi Berkendara yang Benar, Kunci Jago Cari_Aman Biar Happy

2 Juli 2026 - 17:27

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

2 Juli 2026 - 17:22

Regional Launching New Honda Vario Evo 160, MPM Honda Jatim Hadirkan Workshop, Test Ride dan Promo Menarik

2 Juli 2026 - 12:24

Jember Cari Talenta Hacker Muda, 23 Tim Pelajar Adu Kemampuan di Cyber Clash 2026

1 Juli 2026 - 18:22

Trending di KABAR NUSANTARA