Bangil (Kabarpas.com) – Gara-gara tak kunjung bayar utang, seorang pria nekat membacok temannya sendiri, M Zaini (23) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, korban harus dibawa ke RSUD Bangil lantaran mengalami luka serius di tangan kanannya.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kala itu pelaku yang diketahui berinisial AB tersebut, mendatangi korban dengan membawa sebilah pedang. Dan tanpa basa-basi pelaku langsung menyabetkan pedangnya itu ke arah tangan korban sebanyak dua kali.
“Usai puas membacok korban dan melihatnya terluka. Pelaku langsung melarikan diri dan tidak pulang ke rumahnya selama dua bulan. Dia bersembunyi di rumah temannya di Probolinggo,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Khoirul Hidayat kepada Kabarpas.com, Jumat (21/10/2016).
Dijelaskannya, setelah dua bulan, pihaknya mendapatkan informasi jika tersangka pulang. Saat itulah, pelaku yang masih bujang tersebut langsung diamankan beserta barang buktinya. Kasat juga mengatakan, pelaku ini dendam dengan korban. Sebab, korban masih memiliki hutang yang belum dibayarkan kepada pelaku. Padahal, jangka waktunya sudah lama dan melebih jatuh tempo tanggal yang sudah ditentukan.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku kalau dirinya nekat melakukan ini karena tersinggung dengan sikap dan perkataan korban saat ditagih utangnya Rp.500 ribu. Korban ini punya utang ke tersangka dan belum dibayarkan sampai saat ini,” ujar pria yang juga mantan Kasatreskrim Polres Mojokerto tersebut.
Lebih lanjut, Kasat menambahkan, pelaku mengaku kalau dirinya dibikin kesal oleh korban yang dianggapnya selalu berbelit dan tidak ada itikad baik untuk membayar. “Bahkan, dari pengakuan pelaku, korban ini selalu menghilang dan tidak bisa dihubungi nomor ponselnya, makanya pelaku ini geregetan untuk membacok korban,” pungkasnya. (ajo/gus).

















