Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 2 Agu 2020

Gaungkan Gerakan NU Bishofil Wahid Lewat Gowes dan Turba


Gaungkan Gerakan NU Bishofil Wahid Lewat Gowes dan Turba Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Guna mengaungkan gerakan NU satu komando atau NU Bishofil Wahid. PCNU Kota Pasuruan dibawah komando KH Nailur Rochman kembali melakukan gowes turba ke sejumlah ranting dan MWCNU yang ada di wilayah Kota Pasuruan.

“Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Pasuruan berikhtiar agar bisa lebih dekat dengan masyarakat dan basis struktural organisasi ranting NU yang bersinggungan langsung dengan masyarakat,” ujar Ketua LTN PCNU Kota Pasuruan, Shohibul Hujjah.

Dijelaskan, pada minggu pertama bulan Agustus ini, lokasi yang menjadi jujugan dari tim Gowes dan Turba PCNU Kota Pasuruan adalah di wilayah MWC NU Bugulkidul, Kota Pasuruan. Minggu, (2/8/2020).

“Adapun rangkaian dari acara ini meliputi; Tausiyah dari KH. Nailur Rochman (Ketua Tanfidziyah). Kemudian konsolidasi dan diskusi antar pengurus. Lalu pemberian paket sembako hingga hand sanitizer untuk pengurus di wilayah setempat,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di agenda gowes dan turba keempat ini. Para rombongan Gowes Turba berangkat langsung dari Kantor PCNU Kota Pasuruan menuju ke lokasi turba yaitu di wilayah MWC NU Bugulkidul.

Selanjutnya, saat tiba di lokasi. Gus Amak panggilan akrab KH Nailur Rochman ini melakukan dialog bersama dengan jajaran pengurus ranting yang ada di wilayah MWC NU Bugulkidul

Pada kesempatan yang sama Gus Amak juga memberikan arahannya, di antaranya yaitu menjelaskan bahwa ada tiga hal besar yang dituju dalam giat Gowes Turba yang sedianya akan dilangsungkan tiap minggu pagi itu.

Pertama, Konsolidasi Organisasi. Pengurus harus menata niat pengabdian dan perjuangan di NU secara totalitas serta berkomitmen sebagai santri Hadratus Syech KH. Hasyim Asy’ari. Kemudian menjalankan fungsi organisasi dengan baik dan menghidupkan kegiatan di level MWC & Ranting NU.

“Selanjutnya Menata administrasi organisasi dengan menjalankan tata lakasana organisasi dengan benar (Patuh Administrasi MWC+Ranting). Juga ditekankan untuk menjalin Sinergisitas Banom di semua level kepengurusan,” terangnya.

Kedua, Pemantapan Kaderisasi. Hal ini kewajiban pengurus dan kader NU, karena NU itu bersanad sehingga pengurus wajib mengikuti pengkaderan NU baik MKNU maupun PKPNU.

“Dan yang ketiga, Gerakan Filantropi. Menggerakkan gerakan Filantropi di masyarakat melalui JPZIS di mushollah dan masjid sbg bentuk kemandirian organisasi untuk selalu hadir berkiprah di masyarakat. PCNU menurut Gus Amak akan bersinergi dan berkolaborasi dengan semua Banom serta lembaga untuk gerakan sosial umat,” tegas Gus Amak.

“Orang yang mau mengurusi NU itu sama ampuhnya dengan orang yang istiqomah wirid. Mari memperbaiki niat dalam berkhidmad di NU. Kita pastikan bahwa kegiatan gowes ini selain lagi ngetren di masyarakat tapi juga kita manfaatkan dengan berkhidmad ke NU melalui turba ke ranting dan MWC,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

HUT ke-81 RI di Kota Pasuruan, Dari Remisi hingga Beri Hadiah untuk Bayi yang Lahir 17 Agustus

17 Agustus 2026 - 16:12

74 Paskibraka Kota Pasuruan Dikukuhkan

16 Agustus 2026 - 07:48

Wali Kota Pasuruan Serahkan Bansos RTLH, Dorong Terwujudnya Rumah Sehat dan Layak Huni

13 Agustus 2026 - 09:43

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Trending di Berita Pasuruan