Grati (Kabarpas.com) – Untuk meminimalisir terjadinya banjir di Pasuruan wilayah timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, pada Selasa (24/01/2017) siang melakukan normalisasi Sungai Betotot yang berada di Grati, kabupaten setempat. Sungai ini ditengarai sebagai salah satu penyebab terjadinya banjir yang ada di Pasuruan wilayah timur.
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, dengan menggunakan sebuah alat berat. Petugas dari Dinas Pengairan Kabupaten Pasuruan melakukan normalisasi atau pengerukan lumpur yang berada di dalam sungai tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf yang hadir dengan menggenakan kaos pendek berwarna orange dengan rompi dan kacamata hitam, memantau langsung normalisasi sungai yang ditengarai sebagai salah satu penyebab banjir di Pasuruan wilayah timur.
“Meski sungai ini adalah kewenangan pihak Pemprov Jawa Timur. Namun, karena berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sehingga sebagai bentuk tanggung jawab, kami melakukan normalisasi sungai ini untuk meminimalisir terjadinya banjir,” kata Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf saat ditemui di lokasi.
Pria yang memiliki hobi fotografi ini mengatakan, normalisasi sungai selebar 7-8 meter tersebut akan dilakukan sepanjang 500 meter. Selain pengerukan endapan lumpur, juga dilakukan perbaikan sejumlah plengsengan yang jebol akibat banjir di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
“Karena ini sifatnya adalah kedaruratan, maka pengerukan yang kami lakukan ini ialah sesuai kemampuan kita yaitu sedalam dua meter,” pungkasnya. (ajo/gus).

















