Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 14 Jul 2018

Gerakan RejosoKita Raih Predikat Terbaik di Singapore Internasional Water Week 2018


Gerakan RejosoKita Raih Predikat Terbaik di Singapore Internasional Water Week 2018 Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Memey Mega

Singapura, Kabarpas.com – Prestasi cukup membanggakan di tingkat internasional berhasil diraih oleh Gerakan #RejosoKita. Ya, atas usaha kerja kerasnya membuktikan bahwa kajian tentang strategi adaptasi dan mitigasi masyarakat dalam menghadapi permasalahan sumber daya air yang menjadi salah satu kajian dasar dalam penerapan skema ko-investasi jasa lingkungan di DAS Rejoso. Gerakan #RejosoKita mendapatkan pengakuan terbaik saat penyelenggaraan Singapore International Water Week (SIWW) 2018 di Sands Expo and Convention Center, Marina Bay Sands, Singapura.

Kegiatan tahunan tersebut dihadiri oleh delegasi dari seluruh dunia membahas tentang pengelolaan sumberdaya air dan inisiatif-inisiatif yang dikembangkan untuk menjaga kelestariannya. Kajian #RejosoKita telah menyisihkan 200 poster bertemakan inisiatif pengelolaan sumberdaya air lainnya dan meraih best poster winner.

Gerakan RejosoKita adalah sebuah gerakan yang dibentuk sejak awal tahun 2017 oleh beberapa lembaga dan Universitas di Indonesia, Tujuannya adalah untuk mengelola dan melindungi DAS Rejoso di Pasuruan secara berkelanjutan melalui investasi bersama antara para pemangku kepentingan dan upaya berbasis kinerja yang akan membawa dampak positif pada kebutuhan sosial, ekonomi dan lingkungan.

Gerakan #RejosoKita mengirimkan tiga orang anggotanya yaitu Ni’matul Khasanah dari The World Agroforestry (ICRAF), Fajar Kurniawan dari Yayasan Social Invesment Indonesia (YSII) dan Cut Endah dari Danone – AQUA. Paparan kajian yang berjudul “Community vulnerability and Adaptation to the Dynamic of Water Resources in Rejoso Watershed, East Java, Indonesia” mendapatkan Best Poster Winner untuk kategori tema Water for Liveability dan Resilience.

Kajian tentang strategi adaptasi dan mitigasi masyarakat dalam menghadapi permasalahan sumber daya air merupakan tahapan yang penting mengingat startegi adaptasi dan mitigasi masyarakat terkait sumberdaya air merupakan salah satu faktor yang menentukan bentuk intervensi perlindungan ekosistem apa yang ingin diterapkan dalam gerakan RejosoKita.

Khasanah menjelaskan bahwa semua aktifitas data di #RejosoKita mengacu pada data ilmiah hasil kajian dari World Agroforestry Centre (ICRAF) Universitas Gajah Mada, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Merdeka dan University of Montpellier Perancis.

“Data tersebut yang kemudian menjadi basis dalam merumuskan kegiatan konservasi yang melibatkan Kemitraan Pemerintah dan Swasta melalui skema ko investasi jasa lingkungan,” tegasnya.

Skema ko investasi jasa lingkungan #RejosoKita memberikan imbal jasa lingkungan bagi petani di hulu dan tengah DAS yang menerapkan kegiatan konservasi antara lain: mempertahankan atau menanam tanaman keras, menanam rumput sebagai penguat teras, membuat rorak.

Saat ini Skema ko-investasi jasa lingkungan ini telah diikuti oleh 13 kelompok tani, terdiri dari 174 petani dengan total lahan seluas 106,6 Ha di tujuh desa di Pasuruan yang bersedia untuk bekerjasama melakukan upaya Konservasi DAS Rejoso.

“Capaian seiring dengan meningkatnya kesadaran multipihak bahwa kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Khasanah. (ajo/mey).

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

Trending di KABAR NUSANTARA