Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, didampingi suaminya yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Aminuddin, Senin (24/7/2017) melanjutkan rangkaian safari haji di kediaman Kasi Suerveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Darsa dan Bidan Puskesmas Gending Sri Wahyuning W di Desa Pajurangan Kecamatan Gending.
Dalam kesempatan tersebut, H Hasan Aminuddin banyak memberikan motivasi agar senantiasa memperbanyak amalan ibadah dan sodakoh. “Untuk menambah pahala ibadah haji, selama beada di tanah suci perbanyaklah ibadah dan sodakoh,” katanya.
Menurut Hasan, safari haji ini istiqomah dilakukan sejak tahun 2003 lalu dengan mengajak dan memotivasi para pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo untuk menginvestasikan hartanya di jalan Allah SWT.
“Haji itu tidak melihat status sosial siapapun manusia. Semua punya hak yang sama di sisi Allah, tergantung sujud 5 (lima) waktu. Ini fakta, sebab banyak orang kaya yang tidak naik haji karena pelit,” tegasnya.
Hasan menerangkan bahwa safari haji ini dilakukan dalam rangka menyebarkan syiar bahwa haji itu wajib dan umroh itu sunnah. Sehingga umroh tidak akan menggugurkan wajib haji. “Semoga yang hadir saat ini segera mendapatkan panggilan haji dan umroh dari Allah dan Rasulullah,” terangnya.
Lebih lanjut Hasan menegaskan baha Darsa dan istrinya ini merupakan orang yang dimuliakan oleh Allah dihadapan manusia. Dimana orang yang akan berangkat haji ini memiliki magnet yang luar biasa. Dimuliakan karena dipilih dari sekian ratus masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Dari total jumlah penduduk Kabupaten Probolinggo sekitar 1,2 juta orang, hanya dipilih 753 orang yang diundang menjadi tamu Allah dan Rasulullah. Begitu mulianya dihadapan Allah dan Rasulullah. Begitu sampai di Mekkah dan melihat rumah Allah pasti akan menangis. Hanya orang yang tidak sehat yang tidak menangis melihat rumah Allah di depannya,” ungkapnya.
Oleh karena itu Hasan meminta agar segera niat lahir dan batin dalam hati berhaji untuk mencari ridho Allah. Maka, harus sudah khatam manasik, dipelajari jangan dihafalkan. Tidak ada bacaan haji yang wajib dibaca. Pilih dan pilah mana bacaan yang wajib dan sunnah.
“Selamat jalan Pak Darsa, saya hanya memberikan doa semoga berangkat dan pulang diselamatkan oleh Allah. Serta ibadahnya diterima dan pulang menjadi haji mabrur. Khusus yang belum haji, silahkan segera berusaha menjadi tamu Allah. Istiqomah sholat 5 waktu dan menabung untuk haji. Jangan dilogikakan antrian yang panjang,” pungkasnya.
Di hari yang sama, safari haji juga dilakukan di kediaman Pembantu bidan Puskesmas Banyuanyar Emi Sri Wahyati di Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar, Pelaksana Kebidanan Puskesmas Klenang Kidul Ira Arumsari di Desa Klenang Kidul Kecamatan Banyuanyar serta Petugas Laborat Puskesmas Banyuanyar Siti Aminah di Desa Blado Wetan Kecamatan Banyuanyar. (zid/gus).

















