Pasuruan, Kabarpas.com – Dua lembaga PCNU Kota Pasuruan, Lakpesdam dan Lesbumi menggelar Haul Gus Dur ke-11 sekaligus haul para muassis NU. Kegiatan ini digelar di dua tempat yaitu di Mushollah Kantor PCNU Kota Pasuruan dan Gedung Serba Guna Kampus Uniwara Pasuruan. Rabu, (30/12/2020).
“Setiap tahun, Lakpesdam NU Kota Pasuruan istiqomah dalam menjalankan Program Haul Gus Dur. Rangkaian acara selalu dimulai dengan Khotmil Qur’an, karena Ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan (Periode lalu yaitu Sahabat Mas Waladi) menerima ijazah Khotmil Qur’an dari Gus Dur melalui putra angkat beliau yaitu KH.Mustofa atau Gus Mus Ciganjur,” ujar Ketua Panitia Acara, Muhammad Iskandar Zulkarnain kepada Kabarpas.com.
Dijelaskan, di tahun ini agenda Khotmil Qur’an berlokasi di Mushollah Kantor PCNU Kota Pasuruan, dan mendapat support dari Hafidz/Hafidzoh JQH Kota Pasuruan.
Menurut pria yang juga Ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan ini, Gus Dur selain pejuang kemanusiaan seperti yang tertulis dalam Nisan Pusaranya, juga merupakan Ahlul Quran, Manusia Quran yang salah satu wirid sunyinya adalah Nderes Quran bil Ghoib.
“Alhamdulillah untuk hataman khotmil quran baru saja selesai. Setelah itu sambung pembacaan tahlil yang nanti dipimpin oleh Jajaran Suriyah PCNU Kota Pasuruan,” ucapnya.
Lebih lanjut, aktivis PMII ini menambahkan bahwa usai acara khotmil quran acara dilanjutkan pada Rabu malam di Gedung Serbaguna UNIWARA Pasuruan. “Di sana (Uniwara.red) kami menggelar acara Puncak Haul ke-11 Gus Dur dengan menghadirkan Teatrikal “Sengkuni Milenial” Dan diskusi bedah buku “goro-goro menjerat Gus dur,” imbuhnya.
Ditambahkan, Teatrikal “Sengkuni Milenial” Dan Diskusi buku “Goro-goro menjerat Gus Dur” adalah upaya menegasikan politik haus kekuasaan yang selalu mencengkeram peradaban. “Yang lebih penting dari Politik adalah kemanusiaan”.
“Pada Haul Gus Dur ke-11 dan Muassis NU kali ini, Lakpesdam NU Kota Pasuruan bersinergi dengan pegiat budaya dari sahabat Lesbumi NU Kota Pasuruan. Walhasil bisa ditebak, ramuan antara senyawa seni dan senyawa diskusi menjadi campuran kimia kebahagiaan dalam Haul Gus Dur 11. Dan tentunya karena masih massa pandemi, maka semua tamu undangan akan diberlakukan protokol kesehatan,” pungkasnya. (hsn/Tin).

















