Pasuruan, Kabarpas.com – Suasana khidmat penuh haru menyelimuti kediaman almarhum Ust. Choirul Anam di Dusun Gambir, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada Jumat siang (22/05/2026). Di bawah langit yang mendung, rombongan Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kota Pasuruan hadir untuk melaksanakan ta’ziyah sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada sang pejuang pendidikan.
Lantunan doa-doa suci dipanjatkan dengan khusyuk oleh para pengurus Pergunu yang hadir, mengiringi kepulangan almarhum ke rahmatullah.
Ketua PC Pergunu Kota Pasuruan, Ikhwan Makhmud, SE., S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan salah satu kader terbaiknya. Menurutnya, almarhum bukan sekadar pendidik, melainkan seorang aktivis yang memiliki militansi tinggi dalam memperjuangkan pendidikan Islam di masyarakat.
“Innalillahi… mendung hari ini seakan ikut kehilangan sosok pejuang pendidikan yang tulus mengabdi tanpa lelah,” ungkap Ikhwan Makhmud dengan nada penuh duka.
Lebih lanjut, Ikhwan menjelaskan bahwa rekam jejak pengabdian Ust. Choirul Anam sangat mengakar di masyarakat. Almarhum merupakan pejuang yang aktif bergerak di lembaga pendidikan TPQ, Madrasah Diniyah (Madin), serta tercatat sebagai guru senior di Yayasan Miftahul Ulum Al-Ghofuri Bugul, lembaga yang diasuh oleh Romo Kyai Ghofur Cholil.
”Dedikasi dan pengabdian beliau kepada masyarakat dilakukan tanpa mengenal lelah. Beliau adalah teladan bagi kita semua dalam hal keikhlasan mengajar,” tambah Ikhwan.
Kepergian Ust. Choirul Anam meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi keluarga besar Pergunu dan dunia pendidikan di Kota Pasuruan.
PC Pergunu Kota Pasuruan bersama seluruh pelayat yang hadir mendoakan agar segala amal ibadah, perjuangan, dan ketulusan almarhum dalam mencerdaskan generasi bangsa diterima oleh Allah SWT.
”Semoga segala khilaf almarhum diampuni, perjuangannya bernilai pahala jariyah, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tutup Ikhwan Makhmud. (***).

















