Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 15 Agu 2017

Isu Garam Bercampur Kaca Merebak, Pemkab Probolinggo Lakukan Sidak


Isu Garam Bercampur Kaca Merebak, Pemkab Probolinggo Lakukan Sidak Perbesar

Reporter : Dimaz Zidan

Editor : Agus Hartanto

___________________________________

Probolinggo (Kabarpas.com) – Merebaknya isu garam bercampur kaca, menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, yang dengan gerak cepat langsung membentuk satgas khusus untuk melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional. Tujuannya, yaitu untuk memastikan bahwa di wilayah Kabupaten Probolinggo aman dari garam beryodium bercampur kaca sebagaimana saat ini sedang ramai menjadi perbincangan publik.

Pantauan Kabarpas.com biro Probolinggo, Satgas khusus ini melakukan penyisiran dan pembuktian ke tiap-tiap pasar tradisional yang menjual garam beryodium, diantaranya yaitu di Pasar Semampir, Pasar Pajarakan, dan juga di Pasar Dringu.

Dalam sidak tersebut, tim satgas yang meliputi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, yang dihadiri langsung oleh Kepala Disperindag Tanto Walono, Kepala Bagian Aministrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Santoso itu, tidak menemukan satu pun garam bercampur kaca yang belakangan ini sempat membuat resah masyarakat.

Untuk melaksanakan pengetesan langsung di tempat dan sekaligus ingin mengetahui hasil sidak garam yodium itu, Tim Satgas sidak bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dan Badan Pelindungan Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Probolinggo.

“Dari hasil penelusuran dan pengujian di tempat, garam beryodium dengan berbagai merk yang ada di pasar maupun di toko toko kecil memiliki tingkat kadar yodiumnya baik dan tidak ditemukan hasil produk garam beryodium yang terdapat butiran kaca. Terutama hasil produk garam yodium yang bermerek Kerapan Sapi dan merek Dua Anak Pintar ,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo, Tanto Walono kepada Kabarpas.com biro Probolinggo.

Kendati demikian, Pemkab Probolinggo melalui tim satgas akan selalu memantau secara berkelanjutan tentang produk garam beryodium yang belakangan diisukan terdapat butiran kaca kecil.

Dengan adanya isu- isu ini, Para penjual maupun masyarakat yang mengkonsumsinya merasa khawatir dan rasah. Keresahan itu mengakibatkan konsumen akan beralih kepada garam batangan yang tidak beryodium dan membawa dampak negatif hingga menimbulkan penyakit gondok.

Kepala Aministrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo, Santoso juga menyampaikan bahwa sidak ini sangat penting dan bermanfaat, bagi orang yang mengkonsumsi garam beryodium. “Kami langsung gerak cepat melakukan pemeriksaan garam beryodium dan hasilnya, dipastikan bahwa garam beryodium di wilayah Kabupaten Probolinggo dinyatakan aman atau tidak ada butiran kaca,” pungkasnya. (zid/gus).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA