Reporter: Ajo
Editor: Agus Hariyanto
_______________________________________________________________________
Kraton (Kabarpas.com) – Banjir kembali terjadi di wilayah Pasuruan. Ratusan rumah warga yang berada di dua kecamatan terendam banjir setinggi satu meter. Meski rumahnya terendam banjir, namun ada sejumlah warga yang enggan mengungsi lantaran sudah jadi langganan banjir. Kondisi itulah yang membuat mereka sudah mempersiapkan peralatan untuk mengamankan perabotan rumah mereka.
Dua kecamatan yang terendam banjir tersebut, yaitu kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan dan Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Banjir yang merendam dua kecamatan itu, diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah atas atau selatan Kabupaten Pasuruan sejak Rabu (22/02/2017) siang.
Pantauan Kabarpas.com, ketinggian air yang merendam pemukiman warga di Dusun Karangasem, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ini mencapai satu meter. Meski demikian, banjir tidak sampai meluber ke jalan raya.
“Banjir yang terjadi di Dusun Karangasem ini dikarenakan luapan air sungai welang, yang diakibatkan dari hujan deras di wilayah atas (hulu.red), yaitu sejak Rabu siang hingga sore tadi. Dan banjir yang terjadi ini merupakan banjir yang ke lima kalinya dalam bulan Februari tahun ini,” kata Ayu salah satu warga setempat kepada Kabarpas.com.
Kendati rumahnya terendam banjir. Namun, ada sejumlah warga yang enggan mengungsi karena mereka sudah terbiasa dengan banjir, dan sudah mempersiapkan perlatan untuk mengamankan perabotan rumah ketika banjir datang.
Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, Nuryanto mengatakan, banjir yang melanda wilayah Gadingrejo dan Kraton ini merupakan banjir kiriman yang terjadi akibat hujan deras di wilayah hulu Kabupaten Pasuruan.
“Sehingga hal itulah yang membuat debit air sungai welang, yang berada di sebelah permukiman warga meningkat dan meluap ke permukiman warga ini,” pungkasnya. (ajo/gus).

















