Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Malang ยท 24 Jun 2020

Jelang AKB Kota Batu Masuk Zona Kuning, Begini Penjelasan Kadinkes


Jelang AKB Kota Batu Masuk Zona Kuning, Begini Penjelasan Kadinkes Perbesar

Kota Batu, Kabarpas.com – Jelang penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal, Kota Batu sekarang berstatus zona kuning, dari sebelumnya zona orange.

Penentuan itu, ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, dr. Kartika Trisulandari, ada 14 indikator sebagai bahan pertimbangan. Jadi, penentuan zona kuning, disebutkan dalam dua minggu terakhir terjadi penurunan kasus positif dan kematian akibat Covid-19. Kemudian penurunan dalam pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), dsb.

“Perhitungan ini mulai dua minggu lalu. Sesuai indikator yang dikeluarkan melalui Satgas Penangganan Covid-19. Selain itu, terjadi penurunan jumlah kasus konfirmasi positif, PDP dan ODP yang dirawat di rumah sakit sehingga kapasitas rumah sakit masih lebih dari cukup,” jelas Kartika, Rabu (24/6/2020).

Untuk penjelasan lebih rincinya, beberapa indikator yang ditetapkan Satgas pusat dan BNPB terkait risiko kenaikan kasus Covid-19 dibagi menjadi empat zona, diantaranya Zona Merah (Risiko Tinggi), Zona Oranye (Risiko Sedang), Zona Kuning (Risiko Rendah), dan Zona Hijau (Tidak Terdampak).

“Jadi ini mekanisme yang merupakan pemetaan dari Satgas pusat. Dengan berubahnya status harapannya bisa menjadi pelecut agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan dan segera menjadi zona hijau,” imbuh dia.

Pasalnya jika terus membaik setelah kuning tidak ada lagi ODP dan PDP maka akan berstatus zona hijau. Sekarang angka terus naik sehingga bisa menentukan zonasi di daerah.

“Sejak Minggu kemarin, provinsi melaunching, kategorinya kuning. Ya kita berhitung dengan kriteria itu. Mudah-mudahan tidak ada penambahan,” tegasnya.

Jubir Covid-19 Kota Batu M. Chori menerangkan, beberapa penurunan itu antara lain menurunya jumlah ODP, PDP, kasus positif dan banyaknya pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh. Salah satunya pasien yang berasal dari Desa Pandanrejo.

“Kemarin ada 4 anggota keluarganya dinyatakan sembuh yaitu C-41 (ayah dari pasien C-10), C-30 (menantu dari C-10), C-27 (Cucu dari C-10) dan C-29 ( anak dari-C-10), semoga saudara-saudara kita yg saat ini sedang menjalani perawatan baik di RS, Shelter maupun Isolasi mandiri di Rumah bisa diberikan kesembuhan dan sehat kembali dan Kota Batu kembali kondusif,” tutupnya. (lih/wan).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Reuni PPMI 2025 : Ketika Pers Mahasiswa Menulis Ulang Sejarahnya di Kota Malang

19 Oktober 2025 - 17:46

Super Kids Probolinggo Buktikan Ketangguhan, Sabet Juara 3 di Liga Malang Junior League 2025

25 Agustus 2025 - 08:51

Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut, DPRD Minta Pemkot Blitar Gencarkan Sosialisasi Antisipasi Kasus DB

22 Januari 2025 - 16:44

Cari Aman Berkendara Motor di Dataran Tinggi Kota Batu

17 Januari 2025 - 09:13

Mahasiswa UB Gelar MW CARE 2024 Bersama PMI Kota Malang

1 November 2024 - 12:03

Pengajian Eksekutif Malang Raya Luncurkan Strategi Kembangkan Potensi Zakat di Jatim

12 Februari 2024 - 11:26

Trending di Kabar Malang