Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 17 Jul 2026

JFC 2026 Angkat Tema HEAL, Usung Pesan Kemanusiaan dan Keberlanjutan


JFC 2026 Angkat Tema HEAL, Usung Pesan Kemanusiaan dan Keberlanjutan Perbesar

Jumat, 17 Juli 2026 – 11.29 | 1435 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Fashion Carnaval (JFC) resmi mengusung tema HEAL (Humanity, Earth, and Life) untuk penyelenggaraan tahun 2026. Tema tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers di Lippo Mall Nusantara, PIK Batavia, Jakarta, Kamis (16/7/2026), sebagai penanda dimulainya rangkaian menuju pelaksanaan karnaval yang akan digelar pada 24–26 Juli mendatang di Kabupaten Jember.

Melalui tema HEAL, JFC ingin menghadirkan lebih dari sekadar pertunjukan busana. Karnaval ini membawa pesan tentang kemanusiaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan kehidupan melalui medium seni, budaya, dan kreativitas.

Presiden JFC, Budi Setiawan mengatakan tema tersebut sekaligus merefleksikan perjalanan JFC dalam melanjutkan visi pendirinya, Dynand Fariz. Menurut dia, sejak awal JFC dibangun sebagai ruang terbuka bagi siapa pun untuk berkarya, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“JFC bukan hanya sebuah fashion show atau karnaval tahunan, tetapi sebuah movement yang mempertemukan banyak talenta dari berbagai latar belakang untuk tumbuh dan berkarya bersama,” ungkap Budi.

Ia menilai keberhasilan JFC selama lebih dari dua dekade tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Dukungan pemerintah, kementerian, pelaku usaha, komunitas kreatif, hingga masyarakat menjadi fondasi penting agar JFC terus berkembang dan mampu melahirkan kreativitas lintas generasi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Irini Dewi Wanti menyebut JFC telah berkembang menjadi ruang ekspresi budaya yang dikemas dengan pendekatan kreatif sehingga mampu menjangkau kalangan muda maupun publik internasional.

Menurut Irini, JFC menunjukkan bahwa unsur budaya dapat diolah menjadi festival yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitasnya.

“Kementerian Kebudayaan mendukung penyelenggaraan JFC sebagai media promosi kebudayaan Indonesia di tingkat internasional. JFC memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat citra bangsa melalui seni, budaya, dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Jember Fashion Carnaval 2026 akan berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, di Kabupaten Jember. Sejumlah agenda telah disiapkan dengan tema HEAL sebagai benang merah penyelenggaraan. Selain menjadi panggung bagi karya para kreator, JFC juga diharapkan memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jember di tingkat nasional maupun global. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Unik, Ratusan Wali Murid SDN Randusari Buat Kain Batik Sendiri untuk Seragam Sekolah Anak

8 Agustus 2026 - 18:29

Dari Sampah hingga Kemacetan, Ini Masalah yang Dikeluhkan Warga Perkotaan Jember

8 Agustus 2026 - 18:22

MPM Honda Jatim Kembali Berikan Beasiswa bagi Anak Asuh Berprestasi di Malang

8 Agustus 2026 - 14:17

Honda DBL 2026 East Java – North Resmi Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

8 Agustus 2026 - 14:13

Perkuat Kapasitas, DWP Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek Kepemimpinan Bagi Ketua DWP Unit Pelaksana

8 Agustus 2026 - 14:10

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

7 Agustus 2026 - 20:31

Trending di Kabar Otomotif