Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 4 Jul 2026

JFC 2026 Masuki Tahap Akhir Persiapan, Latihan Gabungan dan Kurasi Kostum Rampung


JFC 2026 Masuki Tahap Akhir Persiapan, Latihan Gabungan dan Kurasi Kostum Rampung Perbesar

Sabtu, 04 Juli 2026 – 08.34 | 923 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 memasuki tahap akhir persiapan menjelang pelaksanaan pada 24–26 Juli mendatang. Panitia menyebut progres keseluruhan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 85 persen, dengan fokus utama kini bergeser pada pematangan penampilan peserta di lintasan karnaval.

Presiden JFC, Budi Setiawan mengatakan satu bulan terakhir dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas performa para peserta, mulai dari koreografi hingga penyatuan aksi panggung.

 

“Saat ini fokus kami adalah intensifikasi performa dan aksi panggung. Semua tim sedang memasuki fase akhir persiapan,” ungkap Budi, Kamis (2/7/2026).

 

Latihan koreografi kini memasuki pekan ketiga dan dipusatkan di Lapangan Universitas Muhammadiyah Jember. Setiap hari, peserta menjalani latihan mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.

 

Menurut Budi, latihan tidak lagi dilakukan secara terpisah berdasarkan divisi. Sejak pekan ini seluruh peserta mulai mengikuti latihan gabungan untuk menyelaraskan koreografi, pergerakan, serta alur pertunjukan yang akan ditampilkan di sepanjang rute karnaval.

 

Selain mematangkan penampilan, panitia juga telah menyelesaikan tahapan penilaian kostum. Pada 26–28 Juni, tim juri melakukan proses grand jury untuk menyeleksi karya dari berbagai tema yang akan ditampilkan pada JFC 2026.

 

Budi menilai kualitas rancangan kostum tahun ini menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, kreativitas para peserta dan desainer menghadirkan berbagai interpretasi baru yang akan menjadi daya tarik dalam penyelenggaraan JFC kali ini.

 

JFC merupakan karnaval busana yang lahir di Jember pada 2003 atas gagasan almarhum Dynand Fariz. Berbeda dengan peragaan busana konvensional, JFC memadukan kostum tematik berukuran besar dengan koreografi di jalan raya, sehingga berkembang menjadi salah satu agenda wisata tahunan Kabupaten Jember.

 

Selama lebih dari dua dekade, JFC telah menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia. Karnaval ini tidak hanya menampilkan karya para kreator lokal, tetapi juga kerap melibatkan peserta dari berbagai daerah dan negara serta menjadi ruang lahirnya desainer dan perancang kostum muda.

Tahun ini, penyelenggaraan JFC dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026. Ribuan wisatawan diperkirakan kembali memadati Jember untuk menyaksikan parade busana yang menjadi agenda unggulan dalam kalender pariwisata daerah. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Penuh Kebersamaan, Warga Perum Tembokrejo Indah Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 13:13

SMAN-SMKN Kabupaten Malang Kekurangan Guru, Puguh Akibat Rekrutmen ASN Lambat

15 Agustus 2026 - 05:27

Rujukan UHC ke Rumah Sakit Plat Merah Dipertanyakan, Ini Jawaban Bupati Fawait 

7 Agustus 2026 - 20:41

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

Saat Fawait Ajak Kader Posyandu Naik Panggung, Honor hingga Beasiswa Langsung Disuarakan

22 Juli 2026 - 20:52

Bunga Desaku Jadi Ajang Sosialisasi Program Pemkab, Fawait Tekankan Layanan KTP hingga Berobat Gratis

22 Juli 2026 - 20:46

Trending di Peristiwa