Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 18 Agu 2017

K.H. Fauzan: Merdeka Bukan Dari Penjajah, Tapi Juga Merdeka Beribadah


K.H. Fauzan: Merdeka Bukan Dari Penjajah, Tapi Juga Merdeka Beribadah Perbesar

Reporter : Hari Purnomo

Editor : Memey Mega

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – K.H Fauzan, anggota komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, mempimpin langsung istighotsah dengan tema Refleksi Peringati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 72 bersama ribuan jama’ah dan santri  di Masjid Besar Pondok Pesantren Ihya’ulumidin Desa Padang, Kecamatan Singojuru, Banyuwangi.

Dalam Istighotsah yang dimulai usai salat magrib ini, Fauzan memberikan pesan-pesan penting makna dari kemerdekaan.

Di hadapan santri dan jama’ah, Fauzan menjelaskan bahwa kemerdekaan itu tidak hanya merdeka dari penjajah, namun kebebasan beribadah termasuk dari kemerdekaan. Mengingat Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dan banyak suku, agama, ditambah lagi berlandasan pancasila.

“Maka seluruh santri dan jamah harus tetap menjaga kerukunan umat beragama dengan saling menghargai dalam beribadah,” tegas kiai dan juga politisi senior fraksi PPP tersebut, Jumat  (18/08/2017) malam.

K.H Fauzan menambahkan, diharapkan seluruh Santri dapat mengenalkan Islam Indonesia ke dunia International.

“Saya harap seluruh santri tidak hanya lulus dari pondok langsung menikah, namun bisa mengenalkan dari Pondok Pesantren ke lingkungan masing-masing. Dengan begitu Insyaallah Islam Indonesia dapat dikenal dunia,” ujarnya.

Di tempat yang sama Gatot Kurnianta salah satu Jamaah mengatakan, dari pesan yang disampaikan, menjadi masyarakat lebih tahu arti dari kemerdekaan, makna kemerdekaan, kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sehingga kita akan selalu menjaga Islam Indonesia dengan menghargai pemeluk agama lain untuk kebebasan beribadah,” ucapnya.

Disambung Salat Magrib, acara ini diakhiri dengan syukuran 72 tumpeng, dengan dipotong langsung K.H Fauzan yang juga pengasuh Pondok Pesantren
Ihya’ulumidin Padang, Banyuwangi. Jumlah tumpeng 72 dipilih sesuai dengam jumlah usia HUT Republik Indonesia. (har/mey).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA