Reporter : Alip Nuryanto
Editor : Agus Hariyanto
Jakarta, Kabarpas.com – Dalam rangka evaluasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Badan Layanan Umum, Kemenag RI menggelar rapat koordinasi terkait dengan permasalahan PTKIN BLU, di Jakarta.
Hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan dari Dorektorat PKBLU Kementerian Keuangan, Biro Keuanhan dan BMN Kemenag RI, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Dit. PTKI, dan Pimpinan 17 PTKIN BLU.
Menurut Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama, M. Adib Abdushomad bahwa pertemuan ini merupakan awal untuk merumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh pimpinan PTKIN BLU tahun 2020 agar lebih maksimal dan lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Selain itu pada kesempatan ini juga akan dibahas permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing satker PTKIN BLU pada tahun 2019 dan penyusunan Key Performance Indicator atau Indikator Kinerja Utama PTKIN BLU tahun 2020,” ungkap Adib kepada Kabarpas.com.
Capaian Sasaran strategis IKU PTKIN BLU Tahun 2020 adalah pertama Kinerja pengelolaan keuangan efektif, efisien dan akuntabel yang terdidi dari Persentase Pendapatan PNBP terhadap Biaya Operasional, Realisasi PNBP BLU, Realisasi PNBP BLU yang berasal dari optimalisasi aset dan kerjasama BLU, Modernisasi Pengelolaan Keuangan BLU.
Kedua Layanan Prima yang terdiri dari Akreditasi Program Studi, Kualifikasi Dosen, Kualifikasi Lulusan, Produktivitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Kepuasan Mahasiswa, Daya Saing Perguruan Tinggi Negeri, Tahapan Pengusulan Prodi Umum, Jurnal Ilmiah yang terakreditasi, dan Karya yang diusulkan dan/atau mendapatkan HAKI dan/atau Produk Inovasi.
Lelis Tsuroya selaku Kasi Pembinaan Kelembagaan PTKIN berharap BLU ini akan menjadi berkah bagi civitas kampus.
“Saat ini satker PTKIN BLU terdiri dari 16 UIN dan 1 IAIN. Kami membutuhkan suport dari seluruh pimpinan PTKIN agar bisa bersama-sama memberikan layanan yang cepat dan tepat sesuai dengan aturan,” pungkasnya. (lip/gus).

















