Reporter: Faizin
Editor: Titin Sukmawati
____________________________________________________________
Rejoso (Kabarpas.com) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menghadiri Haul (alm) Sayyid Arif bin Abdurrahman Basyaiban atau yang lebih dikenal dengan Mbah Arif Segoropuro, di Desa Segoropuro, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Kamis (09/03/2017) siang.
Orang nomor satu di jajaran PBNU itu datang bersama dengan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Sontak saja, kedatangan dua orang tersebut bak Guess Star yang ditunggu-tunggu, sehingga begitu tiba sekitar pukul 11.30 WIB, ribuan umat muslim langsung berebut salaman dengannya.
“Kapan lagi bisa melihat Ketua PBNU kalau tidak hari ini. Senang sekali karena bisa bersalaman dan mendengarkan ceramah beliau,” ungkap Suwaji (47), salah satu warga Desa Penunggul, Kecamatan Nguling.
Sementara itu, dalam tausiahnya, KH Said Aqil Siradj mengajak kaum muslimin dan muslimat di manapun berada untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa atau NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dari isu-isu maupun pihak yang berusaha memecah belah bangsa.
“Sekarang ini sudah banyak bermunculan faham-faham baru yang merongrong ke-Bhinekka Tunggal Ika-an bangsa kita, baik yang dari luar maupun di sekitar kita. Maka dari itu, mari kita satukan tekad untuk menjaga bangsa dan negara ini,” kata KH Said di hadapan ribuan jamaah haul.
Tak hanya itu saja, kedatangan pria yang juga menjadi Dosen Pasca Sarjana di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga mengajak semua jamaah agar kembali ke Ulama. Dalam artian, masyarakat saat ini sudah tercekok i dengan faham-faham yang menjurus pada perpecahan dan caruk maruk bangsa. Belum lagi dengan banyaknya “Penghianat Bangsa” yang menurutnya harus dijauhi, lantaran sangat berbahaya untuk masa depan bangsa dan negara Indonesia.
“Siapa saja yang berhianat pada bangsa boleh dibunuh, tapi tidak kafir. Karena kita tidak bisa mengkafirkan atau menganggap orang yang berhianat pada bangsa itu adalah kafir. Itu semua adalah Hak Allah SWT, kalau kita hanya bisa menjaga bangsa ini saja cukup,” tegasnya dengan diikuti tepukan tangan para jamaah. (ais/tin).

















