Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Kurang lebih 100 kepala keluarga (KK) lereng Gunung Bromo atau tepatnya di Dusun Gedong, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mengkonsumsi air hujan.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari -hari, seperti minum, memasak, cuci dan mandi warga setempat terpaksa memanfaatkan air hujan.
Suhartam, salah satu warga setempat menjelaskan bahwa kesulitan air bersih ini dialami sejak 3 bulan lalu.
Sebelumnya, pasokan air bersih di Dusun Gedong lancar-lancar saja, karena di desanya telah dibuatkan tandon air bersih dalam program ABRI Masuk Desa (AMD) tahun 1996.
Namun, sejak 3 bulanan tiba-tiba tandon tersebut tidak berfungsi dan meski berfungsi mengalir air kecil.
Setelah dicek ke lokasi tandon ternyata ada sambungan pipa baru yang dialirkan ke desa lain.
“Saluran pipa baru ini mungkin penyebab air bersih tidak ke dusun kami,” ujar Suhartam kepada wartawan Kabarpascom biro Probolinggo. Senin (9/11/2020)
“Permasalahan ini sudah dirapatkan ke desa, dan untuk memenuhi kebutuhan air bersih desa sudah melayangkan bantuan droping air bersih. Dan semoga saja cepat selesai karena warga di sini sangat butuh air bersih,” sambungnya.
Sementara itu, Camat Sukapura Rochmad Widiarto menjelaskan, warga di Dusun Gedong kesulitan air bersih, dan permasalahan tersebut sudah ditangani oleh pihak terkait desa sebelah yangmenyambung di tandon tersebut.
“Kita sudah koordinasi, dalam waktu dekat kita libatkan Muspika untuk menyelesaikan permasalahan ini,” terang Rochmad.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, desa setempat sudah mengajukan droping air bersih ke BPBD.”Sudah melayangkan surat bantuan Droping Air bersih, ” tutupnya. (wil/gus).

















