Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 10 Mei 2021

KSOP Probolinggo Gencar Patroli Laut dan Langsung Swab Masyarakat yang Abai Prokes


KSOP Probolinggo Gencar Patroli Laut dan Langsung Swab Masyarakat yang Abai Prokes Perbesar

Probolinggo, kabarpas.com – Masyarakat Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo menggelar tradisi Pitulikuran. Untuk Memastikan keamanan serta kesehatan masyarakat Pulau Gili yang melaksanakan tradisi tersebut, Kantor kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Probolinggo melaksanakan patroli laut.

“KSOP bersama Polair Polres Probolinggo, Polsek Sumberasih dan satgas Covid-19 melaksanakan patroli laut dan mengecek ketaatan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan saat pelaksanaan tradisi pitulikuran,” ujar Capt Subuh Fakkurahman, Kepala KSOP Kelas IV Probolinggo.

Patroli ini sambung Subuh, untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka saat melaksanakan tradisi Pitulikuran mengingat masih di situasi pandemi Covid-19 . Pantauan di lapangan kondisi laut bersahabat, dan kelaikan kapal sesuai ketentuan.

“Ombak laut bersahabat dan kelaikan kapal masih bagus,” sambungnya.

Meski ada beberapa warga yang abai Prokes seperti tidak memakai masker, namun pelaksanaan tradisi Pitulikuran sudah sesuai Prokes (protokol kesehatan) untuk masyarakat yang tidak memakai masker diedukasi, diberi masker dan dilakukan rapid antigen. “Beberapa warga yang dirapid antigen hasilnya negatif,” tambahnya.

Diimbau masyarakat Pulau Gili hendaknya selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk meminimalisir tertular Covid-19. “Jangan terus abai prokes saat melaksanakan pitulikuran, sehingga menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Pulau Gili,” terangnya.

Untuk diketahui, Tradisi Pitulikuran merupakan tradisi masyarakat pulau Gili Ketapang untuk menyebrang ke Probolinggo, guna berbelanja memenuhi kebutuhan lebaran seperti membeli paksian dan kue lebaran dengan naik kapal dalam sekala besar. Pelaksanaan yang bertepatan malam 27 hari berpuasa , sehingga tradisi ini dikenal dengan tradisi pitulikuran (bahasa jawa.red). (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Rutan Kraksaan Gandeng TNI-Polri Razia Blok Wanita Bebas Narkoba

11 Mei 2026 - 07:50

Groundbreaking Hotel Azana Style Probolinggo, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Sektor Pariwisata

11 Mei 2026 - 07:41

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

SPPG Pondokkelor 2 Gelar Baksos Door to Door Bagi Warga Kurang Mampu

3 Mei 2026 - 16:02

Trending di Kabar Probolinggo