Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 19 Mei 2017

Langganan Raih Penghargaan, Bupati Irsyad Didapuk Menjadi Pembicara Tingkat Nasional di Jakarta


Langganan Raih Penghargaan, Bupati Irsyad Didapuk Menjadi Pembicara Tingkat Nasional di Jakarta Perbesar

Reporter: Ahmad Aziz

Editor: Agus Hartanto

___________________________________________

Jakarta (Kabarpas.com) – Pemerintah Pusat mengapresiasi Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf atas langkahnya yang telah berupaya membangun Kabupaten Pasuruan menjadi lebih maslahat. Sehingga tak heran, bila Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini seringkali menjadi langganan mendapat penghargaan baik di tingkat regional maupun nasional.

Atas upayanya itu pula, Bupati Irsyad didapuk menjadi pembicara sekaligus pemateri “Best Practise Membangun Koalisi Dengan Stake Holders”, pada Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XIV tahun 2017, di Ruang Kelas Strategi, Gedung Graha Wicaksana, PPLPN LAN, Jl Administrasi II Pejompongan, Jakarta Pusat, Jumat (19/05/2017).

Dalam acara ini dihadiri oleh Purwastuti, Kapusdiklat Kepemimpinan Aparatur Nasional, Hari Baktio, MURP Widyaiswara Utama. Sedangkan pesertanya adalah para Pejabat Eselon II, baik dari kementerian, lembaga dan unsur Pemerintahan daerah.

Deputi Bidang Diklat Aparatur LAN, M Idris mengatakan bahwa Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf satu-satunya kepala daerah yang diundang secara khusus untuk jadi pemateri dalam acara itu.

“Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf adalah salah satu kepala daerah yang telah berhasil melibatkan partisipasi stakeholders dan masyarakat dalam pembangun Kabupaten Pasuruan. Makanya Bupati Irsyad Yusuf diharapkan bisa berbagi tips kesuksesan kepada peserta diklat tersebut,” ujar Idris kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, Bupati Irsyad menyampaikan kiat-kiatnya dalam pembangunan partisipasif yang melibatkan masyarakat di Pasuruan. Menurut Irsyad, untuk mewujudkan Visi Misi selama 5 tahun, dirinya menggunakan pendekatan Collaborative Governance untuk proses negosiasi, berbagi informasi dan sumber daya yang dimiliki. Collaborative Governance adalah pendekatan baru dalam studi Administrasi Publik yang menekankan pada pencapaian outcome melalui 3 strategi yaitu multiple stakeholders, multi-lateral interactions, dan multi-dimensional issues.

Dalam membangun Pasuruan, Irsyad tak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat, cendekiawan atau perguruan tinggi dan pelaku dunia usaha atau industri. Keterpaduan antar semua sektor itu akan mempengaruhi sumber daya manusia yang makin berkualitas yang bisa dicetak dari pendidikan formal maupun informal seperti pesantren.

“Semua pihak kita libatkan, karena tentu saja keberhasilan tidak akan pernah diraih dengan sendirian saja, karena ini sebuah daerah,” jelasnya.

Selain pembangunan ekonomi, pembangunan berdimensi sosial juga sangat penting. Pembangunan dimensi sosial bisa menciptakan masyarakat yang aman, tentram, harmonis, religius dan berbudaya. Model pembangunan desa kelima yang digagas oleh Bupati adalah pemerintahan dan pelayanan publik yang baik. Dengan pelayanan yang baik maka akan tercipta pemerintahan yang profesional, bersih, transparan, akuntable dan responsif.

“Dengan keterpaduan semua sektor itu, maka SDM pelayanan kesehatan, pembangunan ekonomi, pembangunan dimensi sosial dan pelayanan publik yang baik maka pada akhirnya akan membuat warga menjadi sejahtera,” ujar Bupati di hadapan para peserta diklat. (ziz/gus).

 

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA