Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 18 Mei 2026

Lantik PAC PDI Perjuangan se-Pasuruan Raya, Deni Wicaksono Intruksikan Pengurus Sentuh Akar Rumput Melalui Digital 


Lantik PAC PDI Perjuangan se-Pasuruan Raya, Deni Wicaksono Intruksikan Pengurus Sentuh Akar Rumput Melalui Digital  Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Langkah penyegaran struktural dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, secara resmi melantik jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Pasuruan Raya (Kabupaten dan Kota) di Cafe Telu, kawasan Awang-awang, Prigen, Minggu (17/5/2026).

​Lewat momentum ini, Deni membakar militansi para kader. Ia menyatakan bahwa modal utama seorang kader Banteng adalah hasrat yang kuat untuk membesarkan rumah partainya, karena misi utama PDI Perjuangan adalah menjadi pelayan dan pelindung hak-hak sosial rakyat.

​Ia memperingatkan, tanpa adanya spirit perjuangan yang membara, kader tidak akan pernah bisa menjadi wadah aspirasi yang solutif bagi masyarakat.

​”Jika rasa semangat membesarkan partai ini redup, kita pasti akan tertinggal jauh oleh partai-partai kompetitor,” ujar Deni dalam orasinya.

​Menatap kontestasi politik ke depan, Deni menginstruksikan seluruh pengurus PAC untuk lebih agresif dalam mendekati warga. Pendekatan tersebut harus dikombinasikan antara komunikasi langsung di lapangan (luring) serta pemanfaatan platform media sosial (daring).

​Hal ini menjadi catatan penting lantaran konstelasi politik ke depan diprediksi kian sengit. Apalagi, Deni mengingatkan status PDI Perjuangan saat ini: sebagai pemenang pemilu, namun berada di luar posisi partai penguasa.

​Di tengah pengarahan, Deni sempat melempar kritik tajam mengenai realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah pusat. Ia mengendus adanya praktik tebang pilih di lapangan, di mana pengelolaan program strategis tersebut disinyalir didominasi oleh kelompok atau simpatisan partai politik tertentu saja.

​Ketimpangan ini memicu protes keras dari kader PDI Perjuangan di akar rumput. Menurut Deni, perjuangan politik tidak bisa ditopang oleh kerja sosial semata, melainkan butuh sokongan finansial yang sehat. Jika proyeksi program nasional seperti MBG diposisikan monolitik untuk kepentingan satu warna partai, konstelasi Pemilu 2029 bisa timpang.

​”Coba bayangkan, partai kompetitor sudah mapan secara pendanaan, sementara kita masih meraba-raba anggaran untuk bertarung di Pileg nanti,” cetus Deni.

​Di akhir sambutan, ia menegaskan bahwa citra, martabat, dan kejayaan PDI Perjuangan di Pasuruan sepenuhnya bertumpu pada kinerja para pengurus yang baru diambil sumpahnya. Deni pun memberikan ucapan selamat bekerja sembari menitipkan pesan ideologis. (gus/ian).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

74 Paskibraka Kota Pasuruan Dikukuhkan

16 Agustus 2026 - 07:48

Jelang Honda DBL 2026, MPM Honda Jatim Sapa Pelajar Lewat School Roadshow

16 Agustus 2026 - 07:39

HUT Kemerdekaan RI ke-81, Forkopimda Mojokerto Raya Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Gajah Mada

16 Agustus 2026 - 07:29

Sinergi Vokasi Hadirkan Manfaat Bagi Penyandang Disabilitas di Bojonegoro

16 Agustus 2026 - 07:27

IPB Dorong Pesantren di Kabupaten Probolinggo Jadi Pelopor Ketahanan Pangan

15 Agustus 2026 - 15:23

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

15 Agustus 2026 - 15:01

Trending di KABAR NUSANTARA