Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 24 Jun 2017

Libur Hari Raya, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Khusus Seni Budaya Untuk Wisatawan


Libur Hari Raya, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Khusus Seni Budaya Untuk Wisatawan Perbesar

Reporter: Agus Uwais Qorni

Editor: Memey

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama masyarakat setempat menyiapkan sejumlah atraksi wisata berbasis seni budaya untuk para wisatawan, yang akan menghabiskan libur lebaran di daerah yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini.

Beragam atraksi yang menemani wisatawan diantaranya tradisi Barong Ider Bumi, Seblang Olehsari, hingga Puter Kayun. Selain itu, tentu wisatawan bisa menikmati sejumlah destinasi alam, mulai pegunungan hingga kawasan pantai.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi memiliki agenda wisata bertajuk Banyuwangi Festival (B-Fest) yang dihelat sepanjang tahun.

“Banyuwangi Festival sengaja kami gelar sepanjang tahun agar wisatawan bisa menikmati beragam atraksi kapan pun mereka berlibur di Banyuwangi. Termasuk, saat menghabiskan libur lebaran di Banyuwangi,” kata Bupati Anas kepada Kabarpas biro Banyuwangi.

Bupati Anas menyebutkan, salah satu tradisi, Barong Ider Bumi merupakan tradisi yang digelar setiap momen hari raya di hari kedua lebarannya, dan tahun ini akan digelar pada tanggal 26 Juni menampilkan keunikan ritual adat Barong Ider Bumi. Ritual bersih desa yang dilakukan masyarakat Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi untuk bisa menghilangkan sial (tolak bala) dari desa tersebut.

“Menteri Pariwisata, Arief Yahya dipastikan hadir meramaikan tradisi ini. Beliau akan keliling Desa Kemiren naik kuda dengan diiringi Barong khas Suku Using. Setelah keliling, bersama warga desa dan wisatawan akan kenduri dengan hidangan kuliner khas suku Osing ‘pecel pitik’ (ayam kampung yang dibakar dengan ditaburi kelapa). Jangan lewatkan, karena tradisi ini unik,” kata Bupati Anas dengan antusias.

Selain itu, khusus bagi para perantau asal Banyuwangi, Bupati Anas telah menyiapkan acara, Diaspora Banyuwangi yang akan dihadiri para pemudik asal Banyuwangi se-dunia.

“Acaranya tanggal 27 Juni jam 9 pagi, perantau kita jamu sangat spesial dengan beragam atraksi seni dan beragam kuliner khas Banyuwangi. Kita ingin menguatkan ikatan persaudaraan ini, karena mereka adalah “duta besar” Banyuwangi bagi dunia luar,” sambung Bupati Anas.

Bupati Anas juga menambahkan, para wisatawan kini semakin mudah berkunjung ke Banyuwangi. Saat ini telah ada penerbangan langsung rute Jakarta – Banyuwangi setiap hari. Selain itu, ada tiga penerbangan yang melayani rute Surabaya – Banyuwangi tiga kali dalam sehari.

“Wisatawan sekarang lebih banyak pilihan untuk ke Banyuwangi. Sekarang tinggal pilih mau terbang dari Jakarta atau Surabaya. Apalagi, sekarang fasilitas untuk wisatawan kian lengkap, ada homestay sampai hotel bintang empat,” ujar Bupati Anas.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Yanuarto Bramuda menambahkan, masih ada dua tradisi lain seputar lebaran. Yakni Seblang Olehsari dan Puter Kayun. Seblang adalah ritual ungkapan rasa syukur atas keselamatan desa dalam bentuk gadis belia yang menari dalam kondisi kerasukan arwah leluhur. Prosesi ritual adat ini akan digelar di Desa Olehsari Kecamatan Glagah selama 7 hari berturut turut, mulai Jumat (30/06/2017) kemarin hingga Kamis, 6 Juli 2017. Setiap hari, ritual akan dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir menjelang Maghrib.

“Puter Kayun adalah tradisi yang dilakukan warga Boyolangu, Banyuwangi dengan  menaiki delman hias menuju wisata Pantai Watu Dodol. Setelah sampai, mereka menggelar selamatan dan makan bersama di sepanjang pantai sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang melimpah. Para tokoh adat juga menaburkan bunga berbagai rupa ke laut untuk menghormati leluhur,” tutup Bramuda. (ais/mey).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA