Pasuruan, Kabarpas.com – Bencana banjir yang mulai menggenangi daerah-daerah yang tidak pernah digenangi, membuat Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) tergerak untuk melakukan penghijauan. Penanaman 2021 pohon dilakukan di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Selain tanam pohon, juga diberikan bantuan paket sembako dan tas siaga bencana lengkap dengan isinya.
Penanaman pohon dalam acara Penghijauan Gerakan Pengurangan Risiko Bencana dan Perubahan Iklim di Desa Manaruwi, dilakukan secara simbolis oleh Eny Supartini, Direktur Kesiapsiagaan BNPB dan Pangarso Suryotomo, Kasubdit Pemberdayaan Sumber Daya Direktorat Kesiapsiagaan BNPB. Ribuan pohon yang akan ditanam diantaranya pohon mangga, nagka, sukun, trembesi, dan mahoni.
Menurut keterangan Syaiful Amin, Ketua LPBI NU Jatim, penghijauan tersebut merupakan salah satu cara yang penting untuk mencegah terjadinya bencana.
Eny Supartini juga menambahkan bahwa kita harus menjaga alam ini dengan baik. Salah satu cara yaitu dengan menanam pohon.
“Ini bagus sekali adanya program penanaman pohon. Kalau kita jaga alam, maka alam jaga kita,” ungkapnya.
Selain menanam pohon, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk bersedekah. Kementrian Sosial melalui BPBD Jawa Timur, memberikan sembako kepada warga yang terdampak banjir dan perlengkapan siaga bencana kepada penyandang disabilitas. (Jun/Diz)

















