Oleh: HM. Imam Haromain
Sungguh…
Manusia adalah sebaik baik ciptaan Tuhan..
Sungguh…
Sungguh…
Manusia tercipta untuk terus bergerak berjuang di atas muka bumi tidak hanya sekedar bertahan..
Sungguh…
Hati adalah pengendali raga yang belum mati..
Akal merupakan penggerak tubuh yang sangat dangkal..
Dan adab membawa manusia menjadi makhluq yang beradab, jauh dari wujud biadab..
Akal merupakan penggerak tubuh yang sangat dangkal..
Dan adab membawa manusia menjadi makhluq yang beradab, jauh dari wujud biadab..
Sungguh…
Apapun yang terfikir, yang tergerak, yang terwujud, yang terucap, maupun yang tidak, adalah benar kuasa Tuhan menjadi penentu utama..
Sungguh…
Kebenaran, kebaikan, kejujuran, keburukan, kebohongan, kemunafikan, bahkan kehancuran sekalipun, takkan pernah terlepas dari kehendak Tuhan..
Kebenaran, kebaikan, kejujuran, keburukan, kebohongan, kemunafikan, bahkan kehancuran sekalipun, takkan pernah terlepas dari kehendak Tuhan..
Sungguh…
Manusia hanya diperintahkan berusaha, manusia hanya diwajibkan beribadah dan berdoa, dan manusia hanya berhak berserah diri pada-Nya setelah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya..
Manusia hanya diperintahkan berusaha, manusia hanya diwajibkan beribadah dan berdoa, dan manusia hanya berhak berserah diri pada-Nya setelah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya..
Maka Sungguh…
Janganlah sekali-kali manusia, mencoba mengatur kehendak Tuhan..
Janganlah sekali-kali manusia, mencoba mengatur kehendak Tuhan..
Janganlah sekali-kali manusia menentang kuasa Tuhan..
Dan demi Tuhan, janganlah sekali-kali manusia meragukan ke-Maha benaran Tuhan..
Manusia tetaplah menjadi manusia.. Manusia janganlah merasa bisa menjadi Tuhan..
Manusia hanya berhak bersikap selayaknya manusia, yang terus berusaha untuk memanusiakan manusia.
Manusia yang setiap saat bisa saja salah..
Manusia yang setiap waktu dekat dengan dosa..
Manusia yang tak kan mampu merubah takdir Tuhan dengan kedangkalan pengetahuan dan kemampuannya…
Manusia yang setiap waktu dekat dengan dosa..
Manusia yang tak kan mampu merubah takdir Tuhan dengan kedangkalan pengetahuan dan kemampuannya…
Karena Sungguh…
Hanya Allah lah yang maha benar
Hanya Allah lah yang maha kuasa
Dan Hanya kepada Allah lah kita berdoa dan bertawakkal…
Hanya Allah lah yang maha benar
Hanya Allah lah yang maha kuasa
Dan Hanya kepada Allah lah kita berdoa dan bertawakkal…
Dan demi Allah, teruslah berjuang dan bermanfaat di jalan-Nya..
______________________________
*Setiap Minggu Kabarpas.com memuat rubrik khusus “Nyastra”. Bagi Anda yang memiliki karya sastra, baik berupa cerita bersambung (cerbung), cerpen maupun puisi. Bisa dikirim langsung ke email kami: redaksikabarpas@gmail.com. Untuk setiap karya yang dimuat dalam rubrik “Nyastra” akan mendapatkan merchandise menarik dari Kabarpas.com.

















