Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Malang · 16 Jul 2019

Menag Lukman Hakim Membuka Secara Resmi Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset di UIN Malang


Menag Lukman Hakim Membuka Secara Resmi Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset di UIN Malang Perbesar

Reporter : Alip Nuryanto

Editor : Agus Hariyanto

 

Malang, Kabarpas.com – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin membuka secara resmi Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX, di UIN Maulana Malik Ibrahim.

“Saya merasa harus datang dan bertemu dengan mahasiswa se-Indonesia sebagai wujud komitmen meningkatkan prestasi olehraga dan seni dan juga menebarkan moderasi beragama di kalangan mahasiswa,” kata Menag Lukman saat memulai amanat pembukaan PIONIR IX 2019.

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine dan diikuti dengan pementasan vidio mapping dan kembang api.

“PIONIR adalah sarana terbaik untuk memperkuat tali silaturahmi kebangsaan dan menjadikan mahasiswa duta-duta PTKIN pada prestasi nasional,” kata Lukman Hakim dalam sambutannya.

“PIONIR momentum rekonsiliasi nasional untuk menguatkan kembali tali kebinekaan, menjahit kembali merah putih dan menebarkan sajadah panjang keindonesiaan,” tambahnya.

Dihadapan 3.280 atlit, Lukman Hakim Saifuddin berharap even dua tahunan ini menjadi sarana perekat tali asah, tali asih dan tali asuh antar sivitas akademika UIN, IAIN dan STAIN.

Karenanya, lanjut Menag misi kebersamaan dan rekonsiliasi nasional adalah misi penting PIONIR untuk menyulam kembali ukhuwwah Islamiyyah dan ukhuwwah wathaniyyah.

Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin berharap PIONIR menjadi tempat bersemainya para atlet yang dibutuhkan di even-even nasional bahkan internasional untuk mengharumkan nama bangsa.

Guru Besar Hadits UIN Makasar ini memandang, PIONIR menjadi sarana strategis untuk mengembangkan semangat riset, olahraga, seni di kalangan mahasiswa PTKIN.

“Akan muncul ilmuawan, olahragawan, seniman dan peneliti-peneliti muda dari garba PTKIN,” harap Kamar.

Kamarudin sangat berharap agar mahasiswa menjadi aktor penting dalam pengembangan PTKIN.

”Melalaui PIONIR mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan menemukan (inventor), menciptakan (creator) dan melakukan pembaharuan (inovasi) agar mampu berkompetisi di kancah nasional,” ungkapnya.

Pembukaan PIONIR IX 2019 berlangsung sangat meriah dan diisi dengan penampilan dan atraksi menarik mahasiswa PTKIN. Tampak hadir dalam pembukaan, Walikota dan Bupati Malang, 58 Rektor/Ketua PTKIN se-Indonesia serta Wakil Rektor/Wakil Ketua PTKIN Bidang Kemahasiswaan. PIONIR berlangsung dari tanggal 15-21 Juli 2019 dengan 38 cabang lomba (lip/gus).

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

Reuni PPMI 2025 : Ketika Pers Mahasiswa Menulis Ulang Sejarahnya di Kota Malang

19 Oktober 2025 - 17:46

Super Kids Probolinggo Buktikan Ketangguhan, Sabet Juara 3 di Liga Malang Junior League 2025

25 Agustus 2025 - 08:51

Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut, DPRD Minta Pemkot Blitar Gencarkan Sosialisasi Antisipasi Kasus DB

22 Januari 2025 - 16:44

Cari Aman Berkendara Motor di Dataran Tinggi Kota Batu

17 Januari 2025 - 09:13

Mahasiswa UB Gelar MW CARE 2024 Bersama PMI Kota Malang

1 November 2024 - 12:03

Pengajian Eksekutif Malang Raya Luncurkan Strategi Kembangkan Potensi Zakat di Jatim

12 Februari 2024 - 11:26

Trending di Kabar Malang