Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Malang · 16 Apr 2019

Menanggulangi Penyelenggaraan HIV AIDS, JIP Ajak Kordinasi Tokoh Agama dan Masyarakat


Menanggulangi Penyelenggaraan HIV AIDS, JIP Ajak Kordinasi Tokoh Agama dan Masyarakat Perbesar

Reporter : Albar

Editor : Memey Mega

Malang. Kabarpas.com – Penyebaran Penyakit HIV AIDS semakin meningkat akibat pergaulan bebas dan hal tersebut menjadi perhatian penuh terutama di bidang kesehatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Seperti Jaringan Indonesia Positif (JIP) kali ini mengasosiasikan harus adanya keterlibatan elemen penting dalam masyarakat untuk menanggulangi penyelenggaraan penyakit HIV AIDS di Kota Malang pada Selasa (16/7).

Adanya keterlibatan tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Toma) merupakan hasil evaluasi kegiatan penanggulangan HIV AIDS yang tidak berkala.

“Seharusnya program penanggulangan itu bukan hanya tahap sosialisasi, akan tetapi adanya pengawasan dan pengawalan yang melibatkan toma dan toga karena mereka lebih dekat dengan masyarakat dan memiliki pengaruh penting,” terang Nurika Wandari, Focal Point JIP Malang.

Menurutnya, kegiatan antisipasi dan penanggulangan harus memperhatikan segala aspek terutama psikologi sosial dilingkungan, apabila aspek tersebut dihiraukan maka tujuan tidak tercapai dengan maksimal.

“Berbagai upaya mobilisasi komunitas hanya bisa efektif apabila lingkungan sosialnya mendukung upaya-upaya tersebut. Dimensi dari konteks sosial yang mendukung ini paling kurang ada tiga, yaitu dimensi simbolis, material, dan relasional,” lanjutnya.

Inisiasi yang dilakukan oleh JIP bukan pada sosialisasi akan tetapi terus mengupayakan adanya wadah pertemuan antara komunitas dan tokoh masyarakat untuk berkonsultasi maupun menggalang dukungan dalam melakukan advokasi.

“Bagi mereka, program yang tidak ada wadah pertemuan berkala mengakibatkan program tidak menjadi kebutuhan,” ujar wanita tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Makan 52 Malang dengan tujuan mengetahui situasi terkini di setiap distrik dan menjalin dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam program penanggulangan HIV/AIDS serta melakukan follow up terhadap isu terkini di setiap distrik juga dihadiri beberapa pejabat pemerintah daerah. (Bar/mey)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Pembahasan Payung Hukum Pengungkit PAD

18 Juni 2026 - 09:51

Ratusan Petani Silo Hadapi Ancaman Kehilangan Lahan, Polemik Pembangunan Batalyon TP Menguat 

14 Juni 2026 - 09:56

Kriminalisasi Pengalihan Objek Fidusia: Menjaga Kepercayaan dalam Sistem Pembiayaan

8 Juni 2026 - 22:56

Ratusan Bikers Honda Ramaikan Vario Street Nation di Surabaya

6 Juni 2026 - 21:13

HLUN 2026 di Jember, Lansia Disebut Sumber Kebijaksanaan dan Pilar Pembangunan Bangsa

6 Juni 2026 - 15:03

Acer Luncurkan Laptop AI untuk Dunia Kerja, Janjikan Produktivitas Tinggi hingga 30 Jam Tanpa Cas

3 Juni 2026 - 20:20

Trending di Peristiwa