Jember, Kabarpas.com – Dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah penerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bangsalsari memicu respons cepat Pemerintah Kabupaten Jember. Selain memastikan seluruh korban memperoleh perawatan medis tanpa biaya, pemerintah juga membuka investigasi untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.
Ketua Satgas MBG Jember, Achmad Imam Fauzi, mengatakan laporan mengenai kejadian tersebut telah diterima dari Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG Bangsalsari pada Rabu malam dan langsung diteruskan kepada dirinya serta Bupati Jember.
Menurut Fauzi, Bupati Muhammad Fawait memberikan perhatian khusus terhadap insiden itu dan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat memastikan keselamatan warga.
“Seluruh korban dipastikan mendapatkan pelayanan medis kedaruratan yang terbaik di fasilitas kesehatan. Semua biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” tandas Fauzi, Kamis (16/7/2026).
Selain memastikan penanganan medis, pemerintah juga melakukan langkah antisipatif di lokasi kejadian. Camat Bangsalsari diminta memantau kondisi korban secara langsung sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium.
Pemkab Jember juga menurunkan Satgas MBG guna melakukan investigasi di lokasi kejadian. Tim akan mengumpulkan data dan menelusuri kemungkinan penyebab insiden sebagai dasar evaluasi pelaksanaan program MBG.
“Hari ini tim Satgas turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan mendalam. Kami ingin memastikan penyebab utama insiden ini sehingga kejadian serupa tidak terulang,” ujar Fauzi.
Hingga berita ini ditulis, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan masih menunggu proses analisis.
Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan akan menyampaikan perkembangan penyelidikan setelah hasil investigasi dan uji laboratorium selesai dilakukan. (dan/ian).

















