Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Jul 2026

Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Bangsalsari, Biaya Perawatan Korban Ditanggung


Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Bangsalsari, Biaya Perawatan Korban Ditanggung Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah penerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bangsalsari memicu respons cepat Pemerintah Kabupaten Jember. Selain memastikan seluruh korban memperoleh perawatan medis tanpa biaya, pemerintah juga membuka investigasi untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.

Ketua Satgas MBG Jember, Achmad Imam Fauzi, mengatakan laporan mengenai kejadian tersebut telah diterima dari Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG Bangsalsari pada Rabu malam dan langsung diteruskan kepada dirinya serta Bupati Jember.

Menurut Fauzi, Bupati Muhammad Fawait memberikan perhatian khusus terhadap insiden itu dan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat memastikan keselamatan warga.

“Seluruh korban dipastikan mendapatkan pelayanan medis kedaruratan yang terbaik di fasilitas kesehatan. Semua biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” tandas Fauzi, Kamis (16/7/2026).

Selain memastikan penanganan medis, pemerintah juga melakukan langkah antisipatif di lokasi kejadian. Camat Bangsalsari diminta memantau kondisi korban secara langsung sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium.

Pemkab Jember juga menurunkan Satgas MBG guna melakukan investigasi di lokasi kejadian. Tim akan mengumpulkan data dan menelusuri kemungkinan penyebab insiden sebagai dasar evaluasi pelaksanaan program MBG.

“Hari ini tim Satgas turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan mendalam. Kami ingin memastikan penyebab utama insiden ini sehingga kejadian serupa tidak terulang,” ujar Fauzi.

Hingga berita ini ditulis, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan masih menunggu proses analisis.

Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan akan menyampaikan perkembangan penyelidikan setelah hasil investigasi dan uji laboratorium selesai dilakukan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Wujudkan Lingkungan Ramah Anak dan Mandiri, SLBN 1 Kota Pasuruan Deklarasikan Sekolah ASRI serta Program SIKAP

16 Juli 2026 - 09:31

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

15 Juli 2026 - 22:36

Nenek 79 Tahun di Winongan Pasuruan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru Pria Misterius

15 Juli 2026 - 15:22

Bupati Haris Ajak Mahasiswa KKN BBK Unair Belajar Bersama Masyarakat Bangun Kabupaten Probolinggo

15 Juli 2026 - 13:44

Mahasiswa KKNT-PPM Unmer Pasuruan Ajak Warga Slambrit Olah Limbah Ternak dan Budidayakan Pakcoy

15 Juli 2026 - 13:25

Beli Kebun Apel Pakai Duit Pungli PTSL, Kades Wonosari dan Dua Pengurus Pokmas Dijebloskan ke Rutan

15 Juli 2026 - 06:59

Trending di Berita Pasuruan