Malang, Kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan berbagai upaya untuk mengurai kemacetan. Salah satunya, yakni dengan melakukan pembangunan fisik jembatan alternatif dari Jalan Raya Tlogomas ke Jalan Saxophone dan sebaliknya.
Pembangunan fisik jembatan alternatif dari Jl Raya Tlogomas ke Jl Saxophone atau sebaliknya ini mulai terlihat jelas. Jembatan sepanjang 140 meter tersebut juga telah tuntas dilakukan pengaspalan.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Eko Setyo Mahanani mengatakan, saat ini progress pengerjaan jembatan tinggal ditahap finishing untuk pengecatan beberapa area.
“Ini tinggal finishing minor saja, seperti pengecatan. Setelah itu baru bisa dibuka,” kata Eko Setyo Mahanani kepada Kabarpas.com.
Eko menjelaskan, pengerjaan jembatan sudah hampir 99 persen. Meski batas akhir penyelesaian jembatan ditarget 16 Februari namun sebelum tanggal tersebut sudah dibuka untuk umum.
“Pekan depan sebelum tanggal tersebut sudah bisa dibuka untuk umum,” tambahnya.
Sesuai dengan rencana awal, jenis kendaraan yang boleh melintas adalah kendaraan kelas II. Artinya, kendaraan dengan bersumbu ganda lebih tak boleh melintas terlebih dahulu.
“Sebenarnya konstruksiq jembatan bisa untuk kelas I, namun nanti kami batasi dulu dan jika memungkinkan akan diserahkan ke dishub (dinas perhubungan),” tutupnya. (lif/rit).

















