Reporter : Soni Basuki
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Untuk meminimalisir terjadinya banjir yang biasanya kerapkali terjadi pada musim penghujan seperti saat ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan melakukan berbagai upaya dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya yaitu dengan melakukan pembenahan sementara Tanggul Kali Petung, di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan.
Dalam kegiatan tersebut mereka melibatkan pihak terkait dan sejumlah unsur masyarakat. Di antaranya yaitu relawan tanggap bencana dan Kodim 0819 Pasuruan. Bahkan, tak kurang dari 350 orang ikut turun langsung dalam kegiatan itu.
“Kegiatan ini sudah kami lakukan pada Minggu (04/02/2018) kemarin. Untuk perbaikan sementat tanggul Kali Petung ini dilakukan di sisi timur Kali Petung,” ujar Kepala BPBD Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah kepada Kabarpas.com.
Ia menambahkan, perbaikan sementara tanggul dilakukan dengan pemasangan sand bag dan membersihkan aliran Kali Petung dari sampah dan gundukan tanah. Tujuannya, agar alirannya lancar dan tidak masuk ke pemukiman saat hujan deras.
“Kami bahkan menemukan ada gundukan tanah di tengah aliran yang tingginya mencapai 2 meter. Kemudian kami hancurkan gundukan tanah itu agar saat hujan deras, aliran Kali Petung tetap lancar dan tak terhambat,” ucapnya kepada Kabarpas.com.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegiatan ini bukannya tanpa alasan. Pasalnya, ada wilayah di sekitar aliran sungai yang termasuk daerah rawan banjir di Kota Pasuruan. Yakni, di sekitar aliran Sungai Welang yang melewati Karangketug dan Randusari.
“Lalu, daerah sekitar aliran Sungai Petung yang melewati wilayah Bakalan dan Blandongan. Selain itu, daerah aliran Sungai Gembong yang melewati 4 kelurahan. Yakni Kelurahan Pekuncen, Petamanan, Bangilan, dan Kebonsari,” pungkasnya. (oni/tin).

















