Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 18 Feb 2017

Misbakhun Ajak Komunitas Seniman Jaga Keragaman Budaya


Misbakhun Ajak Komunitas Seniman Jaga Keragaman Budaya Perbesar

Reporter: Ajo

Editor: Agus Hariyanto

_______________________________________________________________________

Pasuruan (Kabarpas.com) – Anggota MPR RI Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun mengakui, sampai saat ini yang belum masuk dalam kegiatan sosialisasi adalah masyarakat kebudayaan yang selama ini berusaha mempertahankan tradisi di masyarakat. Menurutnya, Pasuruan dikenal sebagai kota santri. Di lain sisi, Pasuruan juga memiliki keragaman masyarakat yang unik, yakni masyarakat pantai (pesisir), dan masyarakat gunung.

Pria kelahiran Pasuruan itu menilai, adanya keragaman masyarakat di Pasuruan itu harus dipahami secara kultural dengan perspektif yang dalam.

“Budaya itu tentang mengolah rasa, membangun pemahaman. Saya bersyukur bisa sambung rasa dengan komunitas  kebudayaan Pasuruan,” kata Misbakhun pada Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/02/2017).

Misbakhun mengapresiasi anak-anak muda yang mulai sadar pentingnya merawat kebudayaan. Hal ini mulai terlihat dari proses regenerasi yang dilakukan oleh komunitas seni dan budaya sanggar Saraswati lewat berbagai pertunjukan seni.

Misbakhun tampak kagum melihat anak-anak muda melakukan atraksi seni Bantengan untuk menyambut dirinya dan rombongan ketika memasuki gedung pertemuan. Bahkan dirinya juga disambut oleh anak-anak usia belasan melalui tari Kijang.

“Bagi saya, ini menunjukkan bahwa kita kaya kebudayaan. Ini juga kemauan kuat komunitas seni dan budaya di Pasuruan untuk merawat budaya ini,” ujarnya.

Politisi Golkar itu mengajak komunitas seni budaya dan masyarakat di Pasuruan agar merawat kekayaan budaya sebagai warisan peninggalan nenek moyang kita. Warisan ini, lanjut dia, kalau kemudian tidak dibentengi dengan kebudayaan yang secara historis atau yang secara turun temurun ada di masyarakat sendiri, maka akan mengalami lompatan yang cepat.  Dalam konteks ini, menjadi tugas kita untuk membina dengan baik dan menjaga keberagaman ini dalam bingkai bernegara.

“Pancasila menjaga keberagaman. Bhinneka Tunggal Ika juga menjaga keberagaman. Ini yang harus kita rawat. Tugas setiap generasi adalah merawat apa yang menjadi keinginan seniman dan budaya ini,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan sosialisasai empat pilar kebangsaan ini dihadiri oleh pengurus dan fungsionaris DPD Golkar Kabupaten Pasuruan, para anggota Fraksi Golkar DPRD Kab. Pasuruan, komunitas seniman dan budayawan Pasuruan, serta masyarakat setempat.  (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan