Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News ยท 11 Jun 2019

Mobil Terjun ke Jurang, Satu Tewas dan Enam Luka-luka


Mobil Terjun ke Jurang, Satu Tewas dan Enam Luka-luka Perbesar

Reporter : Sam Demit

Editor : Memey Mega

 

Malang, Kabarpas.com – Sebuah mobil jenis Panther bernopol AG-1075-KL, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Sumberoto, Donomulyo, Malang. Mobil berwarna hijau tua ini masuk ke dalam jurang setelah mengalami out off control. Akibat kejadian itu, seorang penumpang meninggal dunia, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Informasi yang didapatkan Kabarpas.com, korban tewas diketahui bernama M Ahzan Alfaruki (4) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Blitar. Ia meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Donomulyo.

Sementara enam korban luka adalah, Riswanda, M Nur Aziz (10), Mulyono (40), Pani (65), Daniarta (10), serta Suliasih (30). Semuanya mengalami luka lecet dan dirawat di Puskesmas Donomuly

“Yang meninggal hanya satu orang, lainnya mengalami luka. Namun kasus kecelakaan ini, tidak mau ditangani polisi dengan membuat surat pernyataan tertulis karena masih keluarga,” jelas Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.

Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00. Tepatnya di KM 14-15 Karangkates – Donomulyo / jembatan Ngrendeng.

Kecelakaan ini bermula dari mobil yang dikemudikan Romadon, dengan berpenumpang tujuh orang melaju dari barat ke timur.

Semula mobil melaju dengan lancar. Sama sekali tidak ada hambatan ataupun gangguan apapun. Namun ketika melintasi jembatan, mobil terlalu berhaluan ke kiri.

Akibatnya, mobil langsung terjun bebas di bawah jembatan, dengan ke dalaman sekitar 4 meter. Mobil sempat terbalik dan mengakibatkan semua penumpang mengalami luka.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian, lantas berdatangan. Mereka menolong korban dengan melarikan ke Puskesmas Donomulyo. Sedangkan sebagian warga lainnya, melaporkan ke polisi.

Mendapat laporan polisi segera mendatangi lokasi untuk olah TKP dan mengevakuasi mobil. Namun pihak keluarga korban, sama sekali tidak mau diproses. Mereka menerima kejadian itu sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan. (dem/mey).

Artikel ini telah dibaca 89 kali

Baca Lainnya

Reuni PPMI 2025 : Ketika Pers Mahasiswa Menulis Ulang Sejarahnya di Kota Malang

19 Oktober 2025 - 17:46

Super Kids Probolinggo Buktikan Ketangguhan, Sabet Juara 3 di Liga Malang Junior League 2025

25 Agustus 2025 - 08:51

Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut, DPRD Minta Pemkot Blitar Gencarkan Sosialisasi Antisipasi Kasus DB

22 Januari 2025 - 16:44

Cari Aman Berkendara Motor di Dataran Tinggi Kota Batu

17 Januari 2025 - 09:13

Mahasiswa UB Gelar MW CARE 2024 Bersama PMI Kota Malang

1 November 2024 - 12:03

Om Banjir Om

9 Maret 2024 - 19:19

Trending di Headline News