Surabaya, Kabarpas.com – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko melakukan kunjungan kerja di Jatim dan sosialisasi pakai masker, serta sekaligus agenda pentingnya adalah ingin mendengar masukan tentang kondisi penanganan Covid-19 dari perspektif pimpinan media di wilayah Jawa Timur.
Kunjungan Moeldoko ke Jawa Timur ini membawa misi penting melakukan komunikasi isu-isu strategis dan monitoring evaluasi penanganan COVID-19.
“Saya ingin mendengar langsung bagaimana kondisi media-media di Jawa Timur,” ujar Moeldoko di hadapan para bos media di Jatim.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur, Ainurrohim menyampaikan, pemerintah perlu melakukan pemberdayaan masyarakat di tingkat RT RW. Aspek sosial dan ekonomi di tingkat bawah yang palinh tahu juga ketua maupun pengurus RT RW.
“Jadi selayaknya, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada mereka untuk pencegahan dan penanganan Covid secara dini,” pendapat Ketua PWI Jatim.
Di sisi bisnis media, beberapa pimpinan media massa yang hadir menyampaikan hampir semua media besar hingga kecil mengalami persoalan berat. Mulai turunnya oplah, kenaikan distribusi, hingga omzet iklan yang turun hingga 50-70 persen lebih.
Kepala KSP Dr Moeldoko mengamini, bila saat ini dibutuhkan pemberdayaan dan partisipasi publik yang kuat untuk menghadapi pandemi.
“Perlu upaya gotong royong dan patisipasi penuh komunitas masyarakat. Pemerintah baik pusat maupun daerah tidak akan sanggup bila sendirian,” terang Moeldoko.
Tak hanya komunitas media, pada kesempatan tersebut Moeldoko juga mendengarkan langsung curhat Bu Rudi pelaku UMKM. Bu Rudi mengapresiasi bantuan pemerintah bagi UMKM yang terkena imbas pandemi ini. “Banyak pedagang kecil yang mungkin lebih kecil dari UMKM sangat tertolong dengan adanya bantuan presiden sehingga tetap bisa survive dan berdagang,” ungkap Bu Rudi.
Bu Rudi berharap agar aturan-aturan yang ada tak menyulitkan pelaku usaha mikro. Apalagi saat pandemi seperti saat ini. “Banyak pengusaha rumahan yang menitipkan dagangannya ke saya berharap agar PIRT dipermudah. Sebab aturan tersebut menjadi kendala,” ungkap Bu Rudi.
Moeldoko mengatakan akan mendengar setiap masukan yang ada serta mencarikan solusi terbaik. Sebab pemerintah ingin menjaga keberlangsungan UMKM untuk membangkitkan ekonomi nasional. (***/hib).

















