Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Titin Sukmawati
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Mulai tahun ini, seluruh operator data profil desa dan kelurahan di Kabupaten Probolinggo wajib melakukan entry data profil desa dan kelurahan. Pasalnya, data profil desa dan kelurahan ini akan dijadikan sebagai pagu anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Provinsi Jawa Timur. Jika data profil desa dan kelurahannya tidak dientry, maka yang akan digunakan adalah data profil tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Pinerdi Witjaksono dalam pelatihan bagi operator desa untuk updating data profil desa dan kelurahan di ruang pertemuan Bentar Kabupaten Probolinggo.
“Saat ini, data profil desa dan kelurahan ini langsung online ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Sehingga apabila data profil desa dan kelurahan tidak diupdate, maka pembangunannya akan tetap seperti tahun sebelumnya. Tidak ada peningkatan anggaran baik dari ADD maupun DD,” katanya kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.
Menurut Pinerdi, updating data profil desa dan kelurahan ini sangat diperlukan agar nantinya diperoleh data profil yang benar-benar valid dan akurat. Pasalnya data profil desa dan kelurahan ini berisi potensi, tipologi dan karakteristik desa dan kelurahan, data penduduk, tingkat pendidikan, masalah ekonomi, keamanan dan swadaya masyarakat serta lain sebagainya.
“Kami mengharapkan agar para operator data profil desa dan kelurahan segera melakukan entry data profil sehingga program pembangunan di desa dan kelurahan di Kabupaten Probolinggo bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Administrasi dan Aset Desa DPMD Kabupaten Probolinggo Mariana Sri Mulatsih mengharapkan agar para operator data profil desa dan kelurahan dapat menyajikan data yang riil untuk kepentingan rakyat desa dan kelurahannya sendiri.
“Karena data yang ada nantinya bisa dijadikan sebagai masukan dan kajian bagi pemerintah daerah dalam membangun desa,” ungkapnya.
Pelatihan updating data profil desa dan kelurahan ini diikuti oleh 330 orang operator desa dan kelurahan mulai Senin (24/7/2017) lalu hingga Selasa (01/08/2017) besok. Setiap harinya diikuti antara 2 hingga 3 kecamatan tergantung jumlah desa dan kelurahan di masing-masing kecamatan. (zid/tin).

















