Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 17 Apr 2026

Nenek Penjual Cilok di Pasuruan Naik Haji Setelah Menabung 50 Tahun


Nenek Penjual Cilok di Pasuruan Naik Haji Setelah Menabung 50 Tahun Perbesar

KABARPAS.COM – KETEKUNAN dan niat yang kuat mampu menembus batas kemustahilan. Hal inilah yang dibuktikan oleh Mislicha, seorang nenek berusia 85 tahun asal Kota Pasuruan. Meski sehari-harinya hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan cilok keliling, ia akhirnya berhasil mewujudkan impiannya untuk berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026 ini. Berikut kisahnya!


Oleh: Emen Sugeng Hariyono, Wartawan Kabarpas.com Biro Pasuruan


WARGA Jalan Pattimura, Kelurahan Bugul Kidul, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan ini tercatat sebagai calon jemaah haji tertua dari daerahnya. Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Mislicha akan berangkat bersama putri tercintanya, Mariatul Qibtiyah, yang tergabung dalam Kloter 10 Embarkasi Surabaya.

​Impian untuk menunaikan rukun Islam kelima ini telah dipendam Mislicha sejak masa mudanya. Selama 50 tahun berjualan cilok, ia dengan sabar menyisihkan sebagian kecil penghasilannya setiap hari ke dalam tabungan. Tak hanya menabung secara mandiri, ia juga aktif mengikuti arisan kecil-kecilan demi mengumpulkan biaya pelunasan haji.

​”Seluruhnya ini berasal dari jerih payah berjualan cilok dan dibantu bersama sang anak yang juga ikut berjualan cilok keliling,” ujar Mislicha dengan wajah sumringah, Jumat (17/04/2026).

​Meskipun usianya sudah senja, semangat Mislicha tidak pernah luntur. Setiap hari, ia masih kuat mendorong gerobak kecilnya menyusuri jalanan Kota Pasuruan. Hidup sederhana adalah kuncinya, apalagi sejak ditinggal sang suami 15 tahun silam, ia harus berjuang sendiri membesarkan delapan orang anaknya hingga kini memiliki 22 cucu.

​Mislicha dijadwalkan akan bertolak menuju tanah suci pada Kamis, 23 April 2026 mendatang. Menjelang keberangkatannya, nenek yang dikenal ramah ini berencana menggelar syukuran sederhana di kediamannya.

​”Saya berencana menggelar syukuran sederhana dan memohon doa restu dari para tetangga serta saudara agar perjalanan ibadah nanti lancar dan mabrur,” tutupnya.

​Kisah Mislicha menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa dengan kerja keras, syukur, dan doa, niat suci akan selalu menemukan jalan menuju pelaksanaannya. (***)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

HUT ke-108 Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, SDM Modal Utama Jadi Fokus Pembangunan

20 Juni 2026 - 12:55

Bukan Demo Biasa, Ahmad Halim Mendadak Jadi Rebutan Tanda Tangan Emak-emak di Gedung DPRD Jember 

20 Juni 2026 - 12:19

ESI Kota Pasuruan Jaring Atlet Muda Lewat Turnamen Esports Menuju Kapolri Cup 2026

20 Juni 2026 - 11:57

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Trending di Berita Pasuruan