Laporan: M. Faisol, Kontributor Kabarpas.com dari Jakarta
Kabarpas.com – Putri sulung Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid mengungkapkan bahwa ada empat prioritas dalam kehidupan Gus Dur. Apa saja itu? Berikut penjelasan Neng Alissa Wahid yang ia sampaikan pada Haul Gus Dur ke 13 di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Ciganjur Sabtu (17/12/2022) malam.
“Ada empat prioritas dalam kehidupan Gus Dur. Pertama adalah Islam, kedua Indonesia, ketiga Nahdlatul Ulama (NU), dan yang keempat adalah keluarga,” ungkap wanita yang memiliki nama panjang Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid.
“Pada saat saya berumur empat belas tahun, Gus Dur pernah bilang kepada saya jangan berharap bapak seperti bapaknya teman-temanmu ya, karena bapak tidak akan punya banyak waktu untuk kalian, karena keluarga merupakan prioritas nomor empat bukan yang pertama,” sambungnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa menurut Gus Dur pesantren adalah NU kecil, dan NU adalah pesantren besar
“Meski Gus Dur sudah wafat 13 tahun yang lalu. Namun, sampai sekarang kiprahnya masih kita rasakan, baik pemikirannya, dan jejak kehidupan beliau masih menjadi bahan inspirasi dan keteladanan,” terangnya.
Neng Alissa juga mengatakan bahwa Gus Dur merupakan sosok yang multidimensi, humoris, pembela hak-hak minoritas, pejuang demokrasi, negarawan bahkan pengamat sepak bola.
Dirinya juga mengatakan, tahlil Haul Gus ke 13 ini di ikuti oleh enam pondok pesantren yang pernah berpengaruh pada masanya. Di antaranya, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo muktamar ke 27 NU dan Munas alim ulama 1983, kedua Pondok Pesantren Al Munawir Krapyak Yogyakarta muktamar ke 28.
“Yang ketiga adalah Pondok Pesantren Cikapung Tasikmalaya muktamar 29, keempat Pondok Pesantren Lirboyo muktamar ke 30, ke lima Pondok Pesantren Darusalamah Bandar Lampung lokasi Munas alim ulama dan konfrensi besar NU dan ke enam Pondok pesantren Qomarul Huda Lombok NTB lokasi Munas kobes 1997,” tutup perempuan kelahiran 25 Juni 1973. (fsl/ian).

















