Reporter : Kholid Andika
Editor : Memey Mega
___________________________________
Sidoarjo (Kabarpas.com) – Sekitar empat turis asal Republik Ceko yang juga mahasiswa dari University of Palacky Republik Ceko, berkunjung ke Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Muhida). Kedatangan mereka selain untuk belajar kesenian, juga mengajar ke sejumlah kelas di sekolah tersebut.
Keempat guru sekaligus mahasiswa itu adalah Klara Mikulcova yang merupakan guru bahasa dan ilmu sosial, Alexandra Zajdlikova yang merupakan guru bahasa dan ilmu biologi, Gregan Jan yang merupakan guru bahasa Inggris yang menempuh S3 (doktor) dan Barbora Zaldova yang merupakan guru bahasa dan ilmu sosial.
Sebelum masuk ke kelas, keempat mahasiswa asal luar negeri ini disambut tari-tarian yang ditampilkan oleh sejumlah siswa SD Muhida. Mereka juga mendapatkan bunga dari siswa. Tak hanya itu, para guru ini juga disambut dengan penampilan musik Kulintang.
Klara Mikulcova salah satu mahasiswa mengaku senang bisa mencoba memainkan alat musik Kulintang. Menurutnya, belajar musik Kulintang sangat menyenangkan. Pasalnya, di negaranya tidak ada alat musik seperti itu.
“Ini baru pertama kalinya. Saya sangat senang memainkannya. Saya ingin belajar musik ini,” kata Klara disela-sela memainkan alat musik Kulintang.
Usai mencoba memainkan alat musik Kulintang, para guru itu kemudian masuk ke sejumlah kelas mulai dari kelas IV, V hingga VI. Mereka kemudian melakukan kegiatan belajar mengajar dan berkenalan dengan sejumlah siswa.
Sementara itu, Kepala SD Muhida Enik Chairul Umah mengatakan, kunjungan guru asal Eropa ini baru kali pertamanya. Ini merupakan wujud program kegiatan sekolah yakni Global Citizen. Pihaknya berharap, ke depan kunjungan guru asal luar negeri itu bisa dilanjutkan.
“Tahun 2017 ini sudah ada dua kali kunjungan guru dari luar negeri. Yakni akhir Agustus 2017 sebanyak 15 guru dan 3 siswa asal Malaysia dan hari ini kunjungan 4 guru asal Republik Ceko. Kami berharap kunjungan guru asal luar negeri ini bisa dilanjutkan untuk tahun-tahun berikutnya,” harapnya.
Enik menambahkan, selain mengajar, keempat guru itu juga akan mengenalkan kesehariannya, kebudayaan di Ceko dan bahasa Inggris yang biasa digunakan. Sehingga, para siswa Muhida mampu percaya diri, nendapatkan pengalaman berbicara bahasa Inggris.
“Materi bahasa Inggris siswa kami sudah mumpuni baik bahasa lisan maupun tulisannya. Sehingga tidak ada kendala meski gurunya dari luar negeri. Semoga para siswa semakin lancar berbahasa Inggris,” tutupnya. (lid/gus).

















