Reporter: Hari Purnomo
Editor: Memey Mega
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Sungguh tragis nasib Sahlan alias Heri (47). Warga Dusun Krajan, RT 02, RW 04, Lingkungan Bulusan, Kalipuro ini tewas usai tertimpa kelapa muda yang menjatuhi kepalanya. Kejadian naas ini terjadi saat korban akan turun dari pohon kelapa setinggi 10 meter seusai mengunduh kelapa yang baru dipetiknya.
Korban sempat turun dari pohon kelapa setelah hampir sampai ke tanah kira-kira 5 meter. Namun, tidak sampai menginjak tanah tiba-tiba kelapa muda yang ada di atasnya jatuh serta mengenai bagian ubun-ubun kepala Sahlan.
Korban pun sontak terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter dan terkapar di atas tanah. Saksi pertama Salamin (40), warga Dusun Krajan, RT 02, RW 04, Lingkungan Bulusan, Kalipuro, langsung menolong.
“Setelah jatuh dari pohon korban masih bernafas dan saya tolong,” ujar Salimin kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Rabu (12/07/2017) malam.
Sementara, saksi kedua Buang (40), warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kalipuro sempat memberi Salman air minum namun setelah itu korban tidak bernafas lagi dan tidak sempat dilarikan ke rumah sakit.
“Korban setelah diberi air minum tidak lama kemudian badannya lemas dan tidak bernafas lagi,” tutur Buang.
Selanjutnya korban yang sehari-hari bekerja sebagai pemanjat pohon kelapa itu pun langsung dibawa kerumah duka.
Pemilik tanah sekaligus pemilik kebun kelapa Ilyas, 40, warga Dusun Krajan, RT 01, RW 01, ikut mengantar jasad korban yang tidak bernyawa tersebut ke kediaman korban.
“Saya tidak menyangka kalau korban jatuh dari atas pohon kelapa yang ada di kebun saya itu,” ungkap Ilyas kepada Kabarpas.com.
Siti Aisah, 38, Istri Salman menyambut jenazah suaminya itu dengan tangisan histeris. Bahkan, Siti Aisah tidak bisa membendung tangis haru dan memeluk jasad korban untuk terakhir kalinya.
“Ini sudah takdir yang harus diterima oleh adik saya,” ucap Misnawiyanto, 40, kakak ipar sekaligus Ketua RT. (har/mey).

















