Reporter : Amelia Putri
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Para pedagang pracangan yang ada di Pasar Baru Kota Probolinggo menjalani rapid test antigen yang digelar oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo.
Namun dari 200 pedagang yang ada di Pasar Baru, hanya 64 pedagang saja yang mengikuti rapid test antigen. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah pedagang di Pasar Baru tersebut terpapar Covid-19 atau tidak.
Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan pemeriksaan rapid test antigen ini dilakukan untuk memastikan kondisi pedagang yang sehari-hari bertemu dengan orang banyak. “Pendekatan sudah kami lakukan agar tidak takut dan bersedia ikut tes ini,” ujarnya.
Rapid test antigen ini berbeda dengan operasi yustisi disiplin protokol kesehatan (prokes), bukan menindak pedagang yang tidak memakai masker. Tetapi memang dikhususkan untuk para pedagang Pasar Baru yang jumlahnya sekitar 200 orang.
“Pedagang Pasar Baru menjadi sasaran karena pasar yang terletak di tengah Kota Probolinggo ini merupakan pasar terbesar dan paling ramai dibanding 10 pasar lainnya. Alhamdulillah, dari hasil rapid test antigen semua pedagang dinyatakan non reaktif. Untuk pedagang yang belum (tes rapid), nanti akan kami koordinasikan dulu dengan Dinas Kesehatan,” jelas.
Meskipun tidak sampai separuhnya, Fitriawati merasa bahwa Pasar Baru Kota Probolinggo relatif aman terhadap penyebaran Covid-19. Sehingga pengunjung yang berbelanja untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru merasa aman berbelanja disana. “Namun kami tidak boleh lengah untuk mengingatkan pedagang untuk disiplin dan akan terus memantau protokol kesehatan di pasar,” imbuhnya.
Salah satu pedagang pracangan di Pasar Baru, Abdul Hamid mengaku tidak takut dan tidak gemetar saat mengikuti rapid test antigen. “Mudah-mudahan sehat terus dan sembuh terus,” ujarnya.
Setelah menjalani rapid test antigen, wajah para pedagang pun beragam, ada yang tegang, santai, takut, bahkan ada yang kabur sesaat setelah di tes karena mengaku sakit di bagian hidung. (mel/gus).

















