Reporter : Kholid andika
Editor : Memey Mega
_________________________________
Sidoarjo, (kabarpas.com) – Salah satu Pondok Pesantren Millinium Roudlotul Jannah yatim piatu, dhuafa dan bayi terlantar di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi Sidoarjo siap menampung korban etnis Rohingnya. Pasalnya, komitmen dari pesantren Millinium sendiri siap menampung bagi siapa saja yang akan diadopsi di dalam ponpes lebih-lebih dari korban etnis Rohingnya.
Menurut Kepala pengurus Pondok Pesantren Millinium Roudlotul Jannah, Ali Mustofa Ahmad, pesantren Millinium bisa menampung para korban etnis Rohingnya sebanyak 150 orang khususnya dari kalangan anak-anak dan balita yang menjadi koran kekejian militer Myanmar.
Pihak pesantren akan menerima korban etnis Rohingnya dengan tangan terbuka, jika pemerintah memintanya untuk menampung anak-anak yang saat ini mencari perlindungan dan keamanan.
“Anak-anak dan balita yang menjadi korban etnis Rohingya rencananya akan kami tampung di ruang pondok pesantren putra dan putri, yang baru dengan kapasitas kurang lebih 150 anak,” kata Ali kepada kabarpas.com, Rabu (6/9).
Ali menjelaskan, memang saat ini belum ada yang meminta pihak pesantren untuk menerima para korban. Akan tetapi jika ada yang meminta, pihaknya akan menerima dengan tangan terbuka. Pasalnya, sesama Muslim dari manapun selama sesuai dengan ketentuan dan prosedur akan diterimanya.
“Kami akan menampung para korban jika sesuai prosedur dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut Ali mengungkapkan, penghuni Pondok Pesantren yatim piatu, dhuafa dan bayi terlantar Millinium Roudlotul Jannah berjumlah 250 anak. Kesemua penghuni Ponpes Millinium tersebut merupakan bayi dan anak-anak yang terlantar hingga anak-anak yang dibuang oleh orang tuanya. (lid/mey).

















