Reporter : Brando Alfonso
Editor : Memey Mega
___________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Dalam mengembangkan industri wisata di Indonesia, pemerintah mewajibkan setiap pemandu wisata memiliki sertifikat kompetensi kerja dalam bidang pariwisata. Hal tersebut guna menciptakan pemandu-pemandu yang kompeten dan handal dalam bidangnya.
Untuk itu, Kementrian Pariwisata Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Nasional (LSPN) Bidang Pariwisata, menggelar sertifikasi kompetensi kerja bidang kepemanduan wisata museum di Jawa Timur.
“Kegiatan ini digelar supaya banyak yang tahu tentang pemahaman heritage, cagat budaya, dan museum. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang mau mendanai kegiatan ini agar banyak pemandu yang memiliki sertifikat soal memandu museum di masyarakat,” ujar Dwi Cahyono, pemilik Museum Panji yang juga merupakan assesor pariwisata, Rabu (13/09/2017).
I Nyoman Sumitra, perwakilan LSPN menjelaskan jika yang mengikuti sertifikasi ini merupakan mereka tenaga kerja dibidang pariwistaa dan mengenal industri wisata.
“Pemerintah mewajibkan setiap tenaga kerja pariwisata harus bersertifikat kompetensi dan itu didapat dengan mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh seorang assesor yang memiliki sertifikat pengakuhan dari negara,” terang pria yang juga merupakan assesor tersebut kepada Kabarpas.com biro Malang.
Pariwisata, lanjut I Nyoman, sampai saat ini menjadi panutan semua bidang karena dalam hal menghadapi globalisasi butuh banyak potensi wisata sehingga memang pemerintah mengalokasikan anggaran terbanyak untuk pariwisata.
“Sangat penting tenaga kerja pariwisata memiliki sertifikat. Setiap usaha pariwisata wajib mempekerjakan tenaga kerjanya yang sdah memiliki sertifikat dibidangnya. Kalo masih tidak berlakukan ketentuan tersebut. Mereka tidak akan diberikan ijin operasional,” ujar I Nyoman.
Kegiatan sertifikasi kompetensi pariwisata bidang kepemanduan wisata museum tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai dari hari Selasa sampai Rabu (12-13/9). Sekitar 200 peserta dari Jawa Timur mengikuti sertifikasi yang digelar di Museum Panji yang berada di Desa Slamet, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. (alf/mey).

















