Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 18 Jan 2018

Pembuatan Biopori Ajarkan Pentingnya Menjaga Lingkungan


Pembuatan Biopori Ajarkan Pentingnya Menjaga Lingkungan Perbesar

Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Humas Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Asy’ari mengatakan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan program dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur berupa Aksi Lingkungan 1 Juta Lubang Resapan Biopori di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Asy’ari ketika menghadiri pencanangan pengeboran 2.500 LRB secara simbolis yang dilakukan Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Pajarakan di halaman SDN Karanggeger 1 Kecamatan Pajarakan.

“Untuk Kabupaten Probolinggo mendapatkan jatah 54 ribu lubang resapan biopori. Dari 54 ribu itu kami bagi kepada semua kecamatan dan yang paling potensi tentunya mendapatkan kuota lebih banyak,” katanya di hadapan para pengurus pramuka di Kecamatan Pajarakan.

Untuk Kecamatan Pajarakan sendiri mendapatkan kuota sebanyak 2.500 LRB yang disebarkan kepada seluruh sekolah negeri/swasta. Wilayah ini masuk zona 4 meliputi Kraksaan Pajarakan, Krejengan dan Besuk.

“Kita ingin memberikan pendidikan betapa pentingnya menjaga lingkungan dan tidak merusaknya. Ajarkan anak-anak menanam pohon supaya tidak terjadi longsor dan abrasi,” tegas Asy’ari.

Senada juga disampaikan Camat Pajarakan selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Gerakan Pramuka Pajarakan Sukarno. “Lubang Resapan Biopori mempunyai banyak manfaat. Dimana 10 lubang biopori dengan diameter 12 cm dan kedalaman 1 meter saja sama dan setara dengan 1 sumur resapan yang berdiameter 1 meter dengan kedalaman 1 meter,” kata Sukarno.

Manfaat dari LRB jelas Sukarno diantaranya mampu mencegah banjir, mengolah sampah organik menjadi kompos, menabung air untuk masa depan dan meningkatkan kualitas tanah serta lingkungan sekitar. (fudz/nis)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA