Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 3 Jan 2025

Pemdes Ranggeh Distribusikan 400 Nasi Bungkus untuk Warganya yang Terdampak Banjir


					Pemdes Ranggeh Distribusikan 400 Nasi Bungkus untuk Warganya yang Terdampak Banjir Perbesar

Reporter: Sudiono

Editor: Ian Arieshandy

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan membagikan sebanyak 400 nasi bungkus kepada warganya yang terdampak banjir. Jumat (03/1/2025) dini hari.

Banjir yang melanda Desa Ranggeh ini akibat hujan deras yang mengguyur desa setempat dari Kamis (2/1/2025) siang sampai malam hari, sehingga menyebabkan volume debit air di beberapa sungai cukup tinggi. Tak ayal, air sungai pun meluber ke pemukiman warga di wilayah setempat.

Tak hanya itu, kurang lebih 100 rumah warga Desa Ranggeh terendam Banjir yang melandah wilayah Dusun Ranggeh Barat dan warga Dusun Ranggeh Utara.

“Malam ini di wilayah kami Desa Ranggeh mengalami banjir akibat dampak dari luapan sungai Bajangan, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan,” ujar Kepala Desa Ranggeh, M Taufik Hidayat, saat memimpin langsung pembagian ratusan nasi bungkus untuk warganya yang terdampak banjir.

Dijelaskan, dalam pendistribusian ratusan nasi bungkus tersebut pihaknya didampingi sejumlah instansi terkait, di antaranya perangkat BPD, tokoh masyarakat dan didampingi Danramil 0819 Gondangwetan yang sekaligus melaksanakan pengamanan dan pendistribusian 400 nasi Bungkus bagi warga yang terdampak Banjir.

“Untuk nasi bungkus yang kami bagikan ini merupakan hasil dari dapur umum yang kami laksanakan bersama kader dan perangkat Desa,” tandasnya.

Pihaknya berharap mendapatkan perhatian dari pemerintah, khususnya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar dibantu menyelesaikan pembangunan tembok penahan banjir atau brojong, karena masih ada beberapa titik yang belum dilaksanakan pembangunan brojong tersebut.

“Harapannya di wilayah kami tidak menjadi desa yang kerap jadi langganan banjir di setiap musim penghujan, lantaran imbas dari luapan sungai tersebut,” terangnya saat ditemui Kabarpas.com, di sela-sela kegiatan penanganan banjir.(Ion/Ian).

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kesepakatan Akuisisi Saham 2016 Berujung Sengketa Kebun, Ayah dan Anak Dilaporkan ke Polisi

3 November 2026 - 10:38

Sekjen PBNU Gus Gudfan Apresiasi Ketegasan Kapolri Evaluasi Kapolres Sukoharjo

3 November 2026 - 06:39

Rumah Anyaman Bambu, Tiga Anak, dan Perjuangan Sunani Bertahan Hidup 

2 November 2026 - 18:31

Kapolres Jombang Bentuk Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Pencegahan Bullying dan Kenakalan Remaja

2 November 2026 - 13:17

Hadirkan 13.000 Anggota, Apel Sholawat Akbar Bakal Jadi Puncak Milad ke-7 LSN di Jember

1 November 2026 - 21:19

Komitmen Mengawal Program Pangan, Polisi Amankan Kasus Pengemasan Ulang Beras SPHP

1 November 2026 - 20:54

Trending di Berita Pasuruan