Reporter : Syamsul Hidayat
Editor: Agus Hartanto
___________________________________________
Kraksaan (Kabarpas.com) – Sebagai upaya peningkatan dan pengembangan usaha koperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo menggelar seminar dengan tema “Kajian Penguatan Kapasitas Ekonomi Melalui Integritas Usaha Koperasi” di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Kamis (27/04/2017).
Seminar ini diikuti oleh 1000 orang peserta yang merupakan siswa/siswi anggota koperasi siswa di Kabupaten Probolinggo serta perwakilan perangkat daerah terkait di Kabupaten Probolinggo. Hadir sebagai narasumber M. Faisol Husni, selaku instruktur Pengembangan dan Pelatihan dari Lapenkop Dekopin dengan moderator Ismail Pandji.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Santiyono.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Santiyono mengungkapkan bahwa seminar ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam rangka kajian penguatan kapasitas ekonomi melalui integritas usaha koperasi serta meningkatkan pengetahuan SDM koperasi.
“Selain itu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kajian penguatan kapasitas ekonomi melalui integritas usaha koperasi sekaligus memaksimalkan hasil pelaksanaan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang entrepreneur school dan Koperasi Award tahun 2017.
“Prestasi yang telah dicapai ini mudah-mudahan dapat menjadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kemandirian koperasi dan mencetak jiwa wirausaha muda di kalangan sekolah,” katanya.
Kepada pemenang koperasi Anung meminta agar memanfaatkan peluang sebaik-baiknya untuk mencari terobosan-terobosan yang inovatif sehingga dapat bersaing dengan koperasi-koperasi lain. Pemerintah sudah memberikan jaminan dan perlindungan seluas-luasnya kepada gerakan koperasi sesuai dengan program pemerintah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kepada pemenang entrepreneur school, kegiatan ini diharapkan dapat terus memacu para pelajar sebagai generasi muda untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan untuk masa depannya,” jelasnya.
Menurut Anung, dengan adanya lomba yang pertama kali di kalangan pelajar SMA/SMK ini diharapkan bisa membekali jiwa di kalangan sekolah yang dapat menciptakan jiwa-jiwa entrepreneur dan inovasi-inovasi yang dapat menciptakan teknologi tepat guna.
“Apresiasi ini diharapkan dapat mendorong minat pemuda di kalangan sekolah untuk berwirausaha. Menjadi contoh sukses budaya kerja keras yang berbuah keberhasilan. Membangun image positif dan menghapus stigma bahwa bekerja bukan hanya menjadi PNS saja, muncul semangat dan keyakinan dalam menjalankan usaha sebagai pilihan karir,” tegasnya.
Anung mengharapkan bagi pengelola koperasi, dapatnya koperasi mampu menjadi koperasi yang mandiri dan kuat. Serta memberikan kesejahteraan bagi anggotanya dan masyarakat. “Kepada kalangan remaja dan pelajar teruslah berinovasi dan menciptakan ide-ide dan gagasan yang bisa dikonversi sebagai peluang emas untuk menjadi wirausaha muda yang sukses,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan penghargaan kepada pemenang Koperasi Award dan Entrepreneur School Challenge 2017. Untuk Koperasi Award, juara 1 Kategori Koperasi Pemula diraih Kopwan Sejati Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan, juara 1 Kategori Koperasi Fungsional diraih Kopkar Usaha Bakti Kecamatan Paiton dan juara 1 Kategori Koperasi Harapan diraih Kopwan Tani Jaya Desa Sumbersuko Kecamatan Dringu.
Sedangkan untuk Entrepreneur School Challenge 2017, juara 1 diraih Bima Maulana Ishak dari SMAN 1 Gading dengan inovasi Sepatu Rajut, juara 2 diraih Tatzkirotul Faizah dari SMK Nurul Jadid dengan inovasi Digital Printing dan juara 3 diraih Tirza M. Avianti dari SMAN 1 Gending dengan inovasi Susu Jagung. Masing-masing juara mendapatkan piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan. (sam/gus).

















