Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 15 Mar 2017

Pemkot Pasuruan Bentuk Komunitas Intelijen Daerah


Pemkot Pasuruan Bentuk Komunitas Intelijen Daerah Perbesar

Reporter: Ajo

Editor: Agus Hariyanto

____________________________________________________________

Purworejo (Kabarpas.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan membentuk komunitas intelijen daerah mulai dari tingkat Kecamatan hingga Keluruhan yang ada di wilayah kota setempat . Tujuan dibentuknya komunitas ini agar dari tingkat bawah sudah ada indentifikasi dan pencegahan adanya gangguan keamanan dan perpecahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Seluruh anggota yang ada di Komunitas Intelijen Daerah ini, ialah terdiri dari TNI, Kepolisian, Satpol PP dan juga melibatkan Forpimda sampai Kasi Tamtrib di tingkat Keluruhan se-Kota Pasuruan.

Wali Kota Pasuruan, Setiyono mengatakan bahwa kebutuhan adanya intelijen di daerah adalah untuk menjaga kesatuan NKRI, apalagi saat ini banyak isu rawan yang bisa memecah persatuan dan kesatuan.

“Sekarang memang butuh keterlibatan semua komponen agar dari tingkat bisa ada antisipasi dan pencegahan dini mulai dari tingkat paling bawah,” ujar Wali Kota Setiyono dalam sambutannya, saat membuka pembekalan Komunitas Inteljen Daerah, di ruang Untung Suropati, Kantor Pemkot Pasuruan, Selasa (14/03/2017)

Dijelaskannya, hal ini dalam globalisasi dan berkembangnya Teknologi informasi, isu-isu pemecah belah memang mengancam keamanan dan ketentraman di Indonesia. “Karena itu dengan komunitas intelejen daerah ini bisa melakukan pencegahan sehingga ketertiban dan keamanan tetap terjaga di Masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pasuruan, Djoko Baroto mengatakan bahwa dibentuknya komunitas intelejen sampai tingkat daerah ini lantaran sesuai dengan Permendagri No 16 tahun 2011 tentang komunitas intelejen daerah.

“Jadi dengan adanya komunitas intelejen ini, dari tingkat bawah bisa mendeteksi secara dini terkait isu-isu yang ada di masyarakat dan mencegah terjadi perpecahan,” paparnya.

Nantinya tugas Komunitas intelejen ini untuk meningkatkan identifikasi termasuk paham komunisme dan radikalisme, ormas yang ada di masyarakat, warga asing termasuk isu-isu di media sosial sampai hoax atau berita palsu. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan