Bangkok, Kabarpas.com – Delegasi pengusaha Indonesia yang tergabung dalam HIPMI bersama Persatuan Insiyur Indonesia dan Kadin Jatim turut ambil bagian dalam Asia Sustainable Energy Week (ASEW) 2026 yang diselenggarakan pada 1–3 Juli 2026 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand.
Asia Sustainable Energy Week 2026 merupakan salah satu pameran dan forum bisnis terbesar di kawasan Asia yang menghadirkan berbagai inovasi terkini di bidang energi terbarukan, efisiensi energi, teknologi penyimpanan energi, serta solusi keberlanjutan. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara yang mempertemukan pelaku industri, investor, pemerintah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjawab tantangan transisi energi global.
Keikutsertaan delegasi Indonesia menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional, menjajaki peluang investasi, serta mempelajari berbagai teknologi energi berkelanjutan yang dapat diimplementasikan untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Associate Professor Dr. Eric Harianto menyampaikan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam membangun ekosistem energi hijau di kawasan Asia.
“Transformasi menuju energi berkelanjutan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, pemerintah, dan investor untuk menemukan alternatif sumber energi baru yang lebih ramah lingkungan bagi Asia. Melalui forum ini, kita berharap lahir berbagai inovasi dan kemitraan strategis yang mampu mempercepat transisi energi sekaligus mendukung terciptanya green jobs di Indonesia,” ujar Dr. Eric Harianto yang mewakili Deputi Eksport Kadin Jatim.
Menurutnya, pengembangan energi hijau tidak hanya berkontribusi terhadap pencapaian target keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon, tetapi juga membuka peluang lahirnya industri baru, peningkatan daya saing nasional, serta penciptaan lapangan kerja yang berorientasi pada ekonomi hijau.
Selama penyelenggaraan ASEW 2026, delegasi Indonesia juga mengikuti berbagai forum bisnis, pameran teknologi, sesi jejaring eksklusif, serta pertemuan dengan pelaku industri energi dari berbagai negara untuk mengeksplorasi potensi kerja sama di bidang energi terbarukan, teknologi hijau, dan investasi berkelanjutan.
Partisipasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian dari ekosistem energi hijau Asia sekaligus mendorong kolaborasi internasional yang mampu menghasilkan inovasi, investasi, dan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi kawasan. (rls/ian).

















